Perkuat Sektor Kemaritiman, BRIN Gandeng Yayasan Garuda di Lautku Inisiatif
Minggu, 06 Juli 2025 - 20:40 WIB
loading...
BRIN menjalin kerjasama dengan Yayasan Garuda di Lautku Insiatif tentang Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Berbasis IPTEK dan Penguatan Kapasitas SDM Kemaritiman. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Kebijakan Lingkungan Hidup, Kemaritiman, Sumber Daya Alam, dan Ketenaganukliran, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerjasama dengan Yayasan Garuda di Lautku Insiatif. Kerja sama ini tentang Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sektor Kemaritiman.
Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Kebijakan Lingkungan Hidup, Kemaritiman, Sumber Daya Alam, dan Ketenaganukliran, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Ratih Damayanti dan Ketua Yayasan Garuda di Lautku Inisiatif, Hengki Hamino di Gedung BJ Habibie, Jakarta pada Jumat 27 Juli 2025.
Baca juga: Waka BRIN Kunjungi Dislitbang TNI AL Bahas Riset Sistem Senjata Drone
Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, AnugerahWidiyanto menyambut baik kegiatan kerjasama ini sebagai bukti keterbukaan BRIN untuk melibatkan masyarakat dalam penyusunan naskah rekomendasi kebijakan pembangunan.
Kerjasama ini diharapkan menjadi wadah sinergi dan kolaborasi kelembagaan yang bersifat positif, konstruktif dan produktif dalam membangun ide, kajian strategis, dan pengembangan jejaring. Hal itu untuk percepatan pembangunan kemaritiman berbasis komunitas pesisir yang tangguh terhadap ancaman lingkungan dan berdaya guna dalam upaya pencapaian kekuatan ekonomi nasional yang mandiri.
Ruang lingkup kerjasama antara lain meliputi kolaborasi pemamfaatan sumberdaya dan kepakaran, pertukaran data dan informasi, penyelenggaraan pertemuan ilmiah, diseminasi dan publikasi naskah ilmiah bereputasi nasional dan internasional.
Baca juga: Kemenekraf Gandeng BRIN Bikin Kebijakan Berbasis Penelitian
Selanjutnya penyiapan dan penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor kemaritiman.
Turut hadir, Pendiri Yayasan Garuda di Lautku Inisiatif, Hanarko Djodi Pamungkas bersama jajaran yang menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian kerjasama ini sejalan dengan visi yaitu sebagai pusat sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Tujuannya untuk pelestarian dan pemanfaatan sumber daya pesisir, laut dan samudera, pembangunan secara berkelanjutan dengan berperan aktif dalam menghasilkan pengetahuan, solusi inovatif, dan kebijakan berbasis ilmiah di Indonesia.
Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Kebijakan Lingkungan Hidup, Kemaritiman, Sumber Daya Alam, dan Ketenaganukliran, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Ratih Damayanti dan Ketua Yayasan Garuda di Lautku Inisiatif, Hengki Hamino di Gedung BJ Habibie, Jakarta pada Jumat 27 Juli 2025.
Baca juga: Waka BRIN Kunjungi Dislitbang TNI AL Bahas Riset Sistem Senjata Drone
Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, AnugerahWidiyanto menyambut baik kegiatan kerjasama ini sebagai bukti keterbukaan BRIN untuk melibatkan masyarakat dalam penyusunan naskah rekomendasi kebijakan pembangunan.
Kerjasama ini diharapkan menjadi wadah sinergi dan kolaborasi kelembagaan yang bersifat positif, konstruktif dan produktif dalam membangun ide, kajian strategis, dan pengembangan jejaring. Hal itu untuk percepatan pembangunan kemaritiman berbasis komunitas pesisir yang tangguh terhadap ancaman lingkungan dan berdaya guna dalam upaya pencapaian kekuatan ekonomi nasional yang mandiri.
Ruang lingkup kerjasama antara lain meliputi kolaborasi pemamfaatan sumberdaya dan kepakaran, pertukaran data dan informasi, penyelenggaraan pertemuan ilmiah, diseminasi dan publikasi naskah ilmiah bereputasi nasional dan internasional.
Baca juga: Kemenekraf Gandeng BRIN Bikin Kebijakan Berbasis Penelitian
Selanjutnya penyiapan dan penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor kemaritiman.
Turut hadir, Pendiri Yayasan Garuda di Lautku Inisiatif, Hanarko Djodi Pamungkas bersama jajaran yang menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian kerjasama ini sejalan dengan visi yaitu sebagai pusat sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Tujuannya untuk pelestarian dan pemanfaatan sumber daya pesisir, laut dan samudera, pembangunan secara berkelanjutan dengan berperan aktif dalam menghasilkan pengetahuan, solusi inovatif, dan kebijakan berbasis ilmiah di Indonesia.
(shf)
Lihat Juga :