Indonesia-Malaysia Sepakat Kelola Blok Ambalat Bersama, Menhan: Kita Hindari Konflik
Rabu, 02 Juli 2025 - 18:10 WIB
loading...
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan pengelolaan bersama Blok Ambalat dengan Malaysia untuk menghindari hal-hal yang menyangkut konflik. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan ihwal keputusan Presiden Prabowo Subianto menjalin kerja sama dengan Malaysia terkait pengelolaan bersama Sumber Daya Alam (SDA) di Blok Ambalat atau Pulau Ambalat.
"Mengenai apa yang tadi disebutkan Ambalat itu, kita hindari hal-hal yang menyangkut konflik. Kita negara bertetangga, sebaiknya kita bertetangga dengan rukun. Kita tidak perlu bertetangga dengan konflik," kata Menhan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2025).
Oleh karena itu, kata dia, sebagai jalan yang terbaik yang bisa dilakukan adalah melakukan satu pengelolaan sumber daya alam secara bersama-sama dengan mentargetkan mutual benefit.
Baca juga: Prabowo: Indonesia-Malaysia Sepakat Kelola Blok Ambalat Secara Bersama-sama
"Tapi atas dasar mutual respect terhadap kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia dan juga menghormati kedaulatan negara Malaysia," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia dan Malaysia sepakat untuk kerja sama atau joint development pada blok Ambalat atau Pulau Ambalat.
Baca juga: Menhan dan Menkeu Kunjungi Prajurit TNI di Garis Terdepan Papua, Ada Apa?
Hal itu disampaikan Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta hari ini.
“Kita sepakat hal-hal yang masalah perbatasan yang mungkin memerlukan waktu lagi untuk menyelesaikan secara teknis, tapi prinsipnya kita sepakat untuk mencari penyelesaian yang menguntungkan kedua pihak,” kata Prabowo, Jumat, 27 Juni 2025.
“Contoh masalah Ambalat, kita sepakat bahwa sambil kita saling menyelesaikan masalah-masalah hukum, kita sudah ingin mulai dengan kerja sama ekonomi yang kita sebut joint development,” sambung Prabowo.
Prabowo menerangkan, maksud dari joint development sebagai eksploitasi bersama-sama yang dilakukan kedua negara terhadap apa saja yang ada di kawasan perairan Ambalat.
"Mengenai apa yang tadi disebutkan Ambalat itu, kita hindari hal-hal yang menyangkut konflik. Kita negara bertetangga, sebaiknya kita bertetangga dengan rukun. Kita tidak perlu bertetangga dengan konflik," kata Menhan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2025).
Oleh karena itu, kata dia, sebagai jalan yang terbaik yang bisa dilakukan adalah melakukan satu pengelolaan sumber daya alam secara bersama-sama dengan mentargetkan mutual benefit.
Baca juga: Prabowo: Indonesia-Malaysia Sepakat Kelola Blok Ambalat Secara Bersama-sama
"Tapi atas dasar mutual respect terhadap kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia dan juga menghormati kedaulatan negara Malaysia," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia dan Malaysia sepakat untuk kerja sama atau joint development pada blok Ambalat atau Pulau Ambalat.
Baca juga: Menhan dan Menkeu Kunjungi Prajurit TNI di Garis Terdepan Papua, Ada Apa?
Hal itu disampaikan Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta hari ini.
“Kita sepakat hal-hal yang masalah perbatasan yang mungkin memerlukan waktu lagi untuk menyelesaikan secara teknis, tapi prinsipnya kita sepakat untuk mencari penyelesaian yang menguntungkan kedua pihak,” kata Prabowo, Jumat, 27 Juni 2025.
“Contoh masalah Ambalat, kita sepakat bahwa sambil kita saling menyelesaikan masalah-masalah hukum, kita sudah ingin mulai dengan kerja sama ekonomi yang kita sebut joint development,” sambung Prabowo.
Prabowo menerangkan, maksud dari joint development sebagai eksploitasi bersama-sama yang dilakukan kedua negara terhadap apa saja yang ada di kawasan perairan Ambalat.
(cip)
Lihat Juga :