Presiden Prabowo Terbang ke Arab Saudi, Ini Agendanya
Selasa, 01 Juli 2025 - 16:36 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa (1/7/2025). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut melepas Prabowo kunjungan ke Arab Saudi. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Arab Saudi melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa (1/7/2025). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut melepas Prabowo kunjungan ke Arab Saudi.
Pantauan SindoNews, pesawat Kepresidenan RI-1 yang membawa Presiden Prabowo dengan rombongan tinggal landas pada pukul 15.25 WIB. Tampak Presiden Prabowo yang dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Terlihat pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Sebelum memasuki pesawat Kepresidenan, Presiden Prabowo melakukan pengecekan pasukan marching band TNI yang melakukan latihan di landasan udara Halim Perdanakusuma.
Menurut Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang terlebih dulu bertolak menuju Jeddah, Arab Saudi untuk mendampingi Presiden Prabowo, Kepala Negara akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang penyelenggaraan haji. Termasuk, salah satunya rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
Baca Juga: Kuota Haji 2026 Diumumkan 10 Juli 2025, Bertambah atau Berkurang?
"Insyaallah sebentar lagi kami akan bertolak ke Jeddah mendampingi Bapak Presiden untuk membicarakan persoalan haji. Salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah," ujar Menag.
Menurut Menag, pembangunan perkampungan haji dan umrah menjadi langkah strategis mengingat besarnya jumlah jemaah Indonesia yang beribadah ke Tanah Suci setiap tahunnya.
"Kita bisa bayangkan, 1,5 juta orang umrah setiap tahun dan lebih dari 220 ribu orang menunaikan ibadah haji. Sudah saatnya Indonesia memiliki gagasan konstruktif untuk mendukung pelayanan jemaah secara jangka panjang," ujarnya.
Menag menambahkan, pemerintah Arab Saudi juga telah memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Misi Haji Indonesia. Apresiasi ini disampaikan Wakil Menteri Urusan Haji Kerajaan Saudi saat berkunjung ke Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah baru-baru ini.
"Alhamdulillah, pelaksanaan haji Indonesia secara umum dinilai baik dan mendapat apresiasi langsung dari pemerintah Saudi. Bahkan, mereka menilai jemaah haji Indonesia sebagai yang paling tertib," jelas Menag.
Dia menambahkan bahwa meskipun pelaksanaan haji tidak sepenuhnya sempurna, Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang paling siap menghadapi berbagai perubahan regulasi dalam sistem penyelenggaraan haji yang baru. "Ini menjadi bukti bahwa sistem dan kesiapan kita sudah berada di jalur yang benar," jelas Menag.
Pemerintah Indonesia berharap kerja sama bilateral khususnya pada penyelenggaraan haji dan umrah akan semakin erat dan memberikan manfaat besar bagi seluruh umat Islam Indonesia di masa yang akan datang.
Pantauan SindoNews, pesawat Kepresidenan RI-1 yang membawa Presiden Prabowo dengan rombongan tinggal landas pada pukul 15.25 WIB. Tampak Presiden Prabowo yang dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Terlihat pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Sebelum memasuki pesawat Kepresidenan, Presiden Prabowo melakukan pengecekan pasukan marching band TNI yang melakukan latihan di landasan udara Halim Perdanakusuma.
Menurut Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang terlebih dulu bertolak menuju Jeddah, Arab Saudi untuk mendampingi Presiden Prabowo, Kepala Negara akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang penyelenggaraan haji. Termasuk, salah satunya rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
Baca Juga: Kuota Haji 2026 Diumumkan 10 Juli 2025, Bertambah atau Berkurang?
"Insyaallah sebentar lagi kami akan bertolak ke Jeddah mendampingi Bapak Presiden untuk membicarakan persoalan haji. Salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah," ujar Menag.
Menurut Menag, pembangunan perkampungan haji dan umrah menjadi langkah strategis mengingat besarnya jumlah jemaah Indonesia yang beribadah ke Tanah Suci setiap tahunnya.
"Kita bisa bayangkan, 1,5 juta orang umrah setiap tahun dan lebih dari 220 ribu orang menunaikan ibadah haji. Sudah saatnya Indonesia memiliki gagasan konstruktif untuk mendukung pelayanan jemaah secara jangka panjang," ujarnya.
Menag menambahkan, pemerintah Arab Saudi juga telah memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Misi Haji Indonesia. Apresiasi ini disampaikan Wakil Menteri Urusan Haji Kerajaan Saudi saat berkunjung ke Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah baru-baru ini.
"Alhamdulillah, pelaksanaan haji Indonesia secara umum dinilai baik dan mendapat apresiasi langsung dari pemerintah Saudi. Bahkan, mereka menilai jemaah haji Indonesia sebagai yang paling tertib," jelas Menag.
Dia menambahkan bahwa meskipun pelaksanaan haji tidak sepenuhnya sempurna, Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang paling siap menghadapi berbagai perubahan regulasi dalam sistem penyelenggaraan haji yang baru. "Ini menjadi bukti bahwa sistem dan kesiapan kita sudah berada di jalur yang benar," jelas Menag.
Pemerintah Indonesia berharap kerja sama bilateral khususnya pada penyelenggaraan haji dan umrah akan semakin erat dan memberikan manfaat besar bagi seluruh umat Islam Indonesia di masa yang akan datang.
(zik)
Lihat Juga :