Menteri PU: Evaluasi Menyeluruh Semua Jajaran PU Penting untuk Tekan Beban Ekonomi Berbiaya Tinggi
Sabtu, 28 Juni 2025 - 20:44 WIB
loading...
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan bahwa Kementerian PU segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua jajarannya setelah operasi tangkap tangan oleh KPK di Sumatera Utara. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan bahwa Kementerian PU segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua jajarannya setelah operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatera Utara. Evaluasi ini bertujuan untuk menekan beban ekonomi berbiaya tinggi dalam pembangunan nasional, seperti yang pernah disampaikan oleh tokoh Ekonom Prof Sumitro Djojohadikusumo yang merupakan Ayahanda dari Presiden Prabowo Subianto.
Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian PU, Sabtu (28/6/2025), Menteri Dody menyatakan prihatin atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa evaluasi internal menjadi sangat penting dan mendesak demi efisiensi serta transparansi pembangunan di Indonesia.
"Peristiwa OTT oleh KPK ini merupakan pengingat kuat atas pernyataan Prof Sumitro bahwa pembangunan Indonesia masih terhambat oleh beban ekonomi berbiaya tinggi. Ini mengakibatkan tingginya Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Jika kebocoran anggaran tidak dihentikan, maka biaya pembangunan akan semakin tidak efisien," ujar Menteri Dody.
Baca juga: Kronologi OTT KPK di Sumut terkait Perkara Dugaan Suap Proyek Jalan
Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian PU, Sabtu (28/6/2025), Menteri Dody menyatakan prihatin atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa evaluasi internal menjadi sangat penting dan mendesak demi efisiensi serta transparansi pembangunan di Indonesia.
"Peristiwa OTT oleh KPK ini merupakan pengingat kuat atas pernyataan Prof Sumitro bahwa pembangunan Indonesia masih terhambat oleh beban ekonomi berbiaya tinggi. Ini mengakibatkan tingginya Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Jika kebocoran anggaran tidak dihentikan, maka biaya pembangunan akan semakin tidak efisien," ujar Menteri Dody.
Baca juga: Kronologi OTT KPK di Sumut terkait Perkara Dugaan Suap Proyek Jalan
Lihat Juga :