Apresiasi Putusan MK soal Pemisahan Pemilu, Partai Perindo: Peluang Partisipasi Anak Muda Menguat

Jum'at, 27 Juni 2025 - 20:17 WIB
loading...
Apresiasi Putusan MK...
Wakil Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kepemudaan, Milenial, Zilenial, dan Gen Alpha Billy Nerry Gianluca Vialli. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Perindo yang dikenal dengan Partai Kita, menyambut baik Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024. Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mulai 2029, keserentakan penyelenggaraan pemilihan umum yang konstitusional adalah dengan memisahkan penyelenggaraan pemilihan umum anggota DPR, anggota DPD, dan presiden/wakil presiden (pemilu nasional) dengan penyelenggaraan pemilihan umum anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota serta gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota (pemilu daerah atau lokal).

Sehingga, pemilu serentak yang selama ini dikenal sebagai “Pemilu 5 kotak” tidak lagi berlaku. Partai Perindo menilai keputusan ini tidak hanya berdampak teknis pada jadwal pemilu, tetapi merupakan koreksi arsitektural terhadap sistem demokrasi Indonesia—sekaligus membuka jendela sejarah baru bagi afirmasi politik generasi muda.

Wakil Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kepemudaan, Milenial, Zilenial, dan Gen Alpha Billy Nerry Gianluca Vialli mencermati, dalam satu dekade terakhir, pemilu serentak cenderung menyamakan politik lokal sebagai perpanjangan isu nasional. Kandidat kepala daerah dan anggota DPRD kerap tidak mendapat ruang narasi yang layak, kalah oleh dominasi kontestasi legislatif pusat dan pemilu presiden.

Baca juga: MK Putuskan Pelaksanaan Pemilu Nasional-Pemilihan Daerah Dipisah, Digelar 2 Tahun Pasca Pilpres



Hal ini tidak hanya memperlemah basis lokal demokrasi, tetapi juga menutup peluang regenerasi politik yang berakar dari komunitas. “Dengan diberikannya jarak antara pemilu nasional dan daerah, kita tidak hanya memberi ruang bernapas kepada pemilih dan penyelenggara, tetapi juga menciptakan panggung yang lebih adil dan visibel bagi calon pemimpin lokal—terutama anak muda yang selama ini minim eksposur,” ujar Billy Nerry, Jumat (27/6/2025).

Partisipasi Anak Muda

Berdasarkan data KPU, lebih dari 55% pemilih pada Pemilu 2024 adalah pemilih berusia di bawah 40 tahun. Namun, persentase anggota legislatif yang berasal dari kelompok usia muda (di bawah 35 tahun) masih di bawah 10% di sebagian besar daerah. Ini menunjukkan adanya jurang representasi yang nyata, youth bulge tanpa political leverage.

Padahal, partisipasi politik anak muda memiliki korelasi langsung terhadap kualitas inovasi kebijakan, tingkat partisipasi sipil, dan resiliensi demokrasi jangka panjang. Kehadiran anak-anak muda membuat hadirnya ruang pembuatan kebijakan lebih relevan dan lebih dinamis.

Di banyak negara, inklusi anak muda telah menjadi agenda konstitusional, partai-partai secara proaktif menempatkan kandidat muda di posisi strategis. Bahkan kini kita bisa melihat hadirnya Zohran Mamdani, calon Wali Kota New York kelahiran 1991 yang berhasil kalahkan eks Gubernur Cuomo.

“Kehadiran Zohran Mamdani di antaranya bisa terjadi karena mendapatkan spotlight yang cukup di berbagai platform, hal ini mungkin sulit terjadi bila pemilihan dilakukan pada waktu yang cukup dekat dengan Pilpres USA antara Trump vs Kamala,” katanya.

Dia menambahkan, pemilu sekali lagi memerlukan padanan yang tepat antara kandidat, bandwidth politik, logistik dan tentunya kesediaan platform untuk membuat seseorang mendapatkan spotlight yang kandidat butuhkan dan itu hanya bisa terjadi bila publik tidak sedang jenuh.

“Partai Perindo telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dalam bentuk lebih dari 380 anggota legislatif dan 17 kepala daerah atau wakil kepala daerah. Kami juga mengusung kader kami sendiri sebagai calon Gubernur Papua Barat Daya. Kami optimistis akan terus bertumbuh dan menjadi wadah bagi lebih banyak politisi muda bertalenta di tanah air,” kata Billy.

“Partai Perindo tidak ingin putusan ini berakhir sebagai administrasi jadwal. Ini harus jadi awal perubahan budaya politik. Kita tidak kekurangan anak muda yang cerdas, berintegritas, dan punya akar di masyarakat. Yang kurang adalah ruang dan keberpihakan sistemik. Dan inilah saatnya itu diperbaiki,” tegas Billy.

Partai yang dipimpin Angela Tanoesoedibjo ini kini terus bersiap untuk menghadapi Pemilu selanjutnya. Namun, bukan hanya menyiapkan struktural partai dan administrasi namun memberi ruang bagi anak-anak muda memimpin dan menggerakkan organisasi.

Pimpinan dan struktural partai diisi oleh orang-orang muda yang energik dan siap menjadi ruang bagi lebih banyak politisi muda yang ingin terjun menyongsong pemilu selanjutnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Berita Terkini
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved