Indonesia Bersama Industri Pertahanan Turki Bangun Jaringan Komunikasi Satelit Bergerak
Jum'at, 27 Juni 2025 - 06:12 WIB
loading...
Perusahaan satelit swasta pertama di Indonesia PT PSN menandatangani MoU dengan CTech, anak perusahaan Turkish Aerospace Industries. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan satelit swasta pertama di Indonesia PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan CTech, anak perusahaan Turkish Aerospace Industries. MoU itu merupakan kolaborasi menciptakan solusi komunikasi satelit bergerak (satellite communications on the move).
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis PSN menjawab kebutuhan konektivitas bergerak berbasis satelit di seluruh Indonesia. CTech dipilih sebagai mitra karena merupakan perancang dan produsen perangkat komunikasi Beyond Line of Sight (BLOS) dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Sementara, Turkish Aerospace Industries adalah perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan terbesar di Turki.
Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, kolaborasi ini menandai langkah penting untuk memajukan inisiatif komunikasi satelit di Indonesia. Sinergi akan mencakup penyelarasan sistem teknis untuk memastikan interoperabilitas antara teknologi CTech dan jaringan satelit milik PSN.
Baca juga: BRIN, PT LEN, dan PSN Kolaborasi Dorong Kemandirian Teknologi Satelit Nasional
“Kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem komunikasi satelit global. Kami optimistis kerja sama ini akan membuka jalan bagi percepatan transformasi digital di sektor-sektor penting, seperti transportasi, maritim, dan pertahanan nasional,” kata Adi Rahman, Kamis (26/6/2025).
Sistem komunikasi satelit yang telah dikembangkan ini dapat memajukan teknologi satelit Indonesia secara signifikan. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk menerima sinyal jaringan satelit saat bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain, sehingga cocok digunakan di pesawat, kapal, atau kendaraan lain.
Baca juga: Komunitas Radio Amatir Satelit Bangun Stasiun Bumi Pakubuwono
Deputy General Manager of Marketing and Sales CTech Ejder Veli Arslan, mengungkapkan rasa bangga dapat bermitra dengan PSN untuk mendukung pengembangan sistem komunikasi satelit bergerak di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki potensi besar dalam memajukan teknologi komunikasi satelit.
“Kami akan menggabungkan keahlian kami dalam teknologi Beyond Line of Sight (BLOS) dengan jaringan satelit nasional milik PSN, guna menghadirkan solusi konektivitas yang tangguh dan adaptif. Kami melihat PSN sebagai mitra strategis yang memiliki visi dan infrastruktur yang kuat,” jelas Ejder Veli Arslan.
CTech merupakan perusahaan asal Turki yang telah beroperasi sejak 2005, serta memiliki keahlian dalam sistem komunikasi untuk domain pertahanan dan kedirgantaraan. Portofolio produknya mencakup sistem komunikasi satelit dan sistem komunikasi line-of-sight, serta produk khusus untuk ruang angkasa dan aviasi.
CTech juga telah mendukung standar internasional infrastruktur teknologi nasional Turki dalam proyek-proyek militer, ruang angkasa, dan sipil, termasuk kolaborasi dengan lembaga pertahanan dan mitra global.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis PSN menjawab kebutuhan konektivitas bergerak berbasis satelit di seluruh Indonesia. CTech dipilih sebagai mitra karena merupakan perancang dan produsen perangkat komunikasi Beyond Line of Sight (BLOS) dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Sementara, Turkish Aerospace Industries adalah perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan terbesar di Turki.
Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, kolaborasi ini menandai langkah penting untuk memajukan inisiatif komunikasi satelit di Indonesia. Sinergi akan mencakup penyelarasan sistem teknis untuk memastikan interoperabilitas antara teknologi CTech dan jaringan satelit milik PSN.
Baca juga: BRIN, PT LEN, dan PSN Kolaborasi Dorong Kemandirian Teknologi Satelit Nasional
“Kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem komunikasi satelit global. Kami optimistis kerja sama ini akan membuka jalan bagi percepatan transformasi digital di sektor-sektor penting, seperti transportasi, maritim, dan pertahanan nasional,” kata Adi Rahman, Kamis (26/6/2025).
Sistem komunikasi satelit yang telah dikembangkan ini dapat memajukan teknologi satelit Indonesia secara signifikan. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk menerima sinyal jaringan satelit saat bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain, sehingga cocok digunakan di pesawat, kapal, atau kendaraan lain.
Baca juga: Komunitas Radio Amatir Satelit Bangun Stasiun Bumi Pakubuwono
Deputy General Manager of Marketing and Sales CTech Ejder Veli Arslan, mengungkapkan rasa bangga dapat bermitra dengan PSN untuk mendukung pengembangan sistem komunikasi satelit bergerak di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki potensi besar dalam memajukan teknologi komunikasi satelit.
“Kami akan menggabungkan keahlian kami dalam teknologi Beyond Line of Sight (BLOS) dengan jaringan satelit nasional milik PSN, guna menghadirkan solusi konektivitas yang tangguh dan adaptif. Kami melihat PSN sebagai mitra strategis yang memiliki visi dan infrastruktur yang kuat,” jelas Ejder Veli Arslan.
CTech merupakan perusahaan asal Turki yang telah beroperasi sejak 2005, serta memiliki keahlian dalam sistem komunikasi untuk domain pertahanan dan kedirgantaraan. Portofolio produknya mencakup sistem komunikasi satelit dan sistem komunikasi line-of-sight, serta produk khusus untuk ruang angkasa dan aviasi.
CTech juga telah mendukung standar internasional infrastruktur teknologi nasional Turki dalam proyek-proyek militer, ruang angkasa, dan sipil, termasuk kolaborasi dengan lembaga pertahanan dan mitra global.
(cip)
Lihat Juga :