Gelar Rakernas, Asita Bahas Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Pariwisata Nasional

Selasa, 24 Juni 2025 - 15:56 WIB
loading...
Gelar Rakernas, Asita...
Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 di Jakarta. Foto/Armydian Kurniawan
A A A
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ( Asita ) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 di Jakarta. Sorotan utama rakernas adalah strategi merespons dampak konflik geopolitik Timur Tengah terhadap industri pariwisata nasional.

Mengangkat tema "Asita Satu: Bersama Memajukan Pariwisata Indonesia yang Tangguh, Inovatif, Kolaboratif & Berkelanjutan”, rakernas kali ini menjadi wadah konsolidasi nasional di tengah tantangan global yang kompleks. Salah satu fokus utama adalah membahas ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dan dampaknya terhadap persepsi keamanan kawasan Asia, termasuk Indonesia.

”Untuk menjaga daya saing dan citra Indonesia sebagai destinasi aman dan tepercaya, Asita mendorong langkah-langkah antisipatif, termasuk penguatan strategi komunikasi krisis yang terkoordinasi antara pelaku industri dan pemerintah,” kata Ketua Umum Asita N Rusmiati, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga: PTUN Sahkan Rusmiati sebagai Ketua Umum ASITA

Di sisi lain, persoalan tingginya harga tiket pesawat domestik juga menjadi perhatian serius. Menurut Rusmiati, ketimpangan harga ini membatasi mobilitas wisatawan domestik dan menghambat pemerataan destinasi wisata dalam negeri. Dia mendorong dialog terbuka dengan regulator dan industri penerbangan untuk menciptakan kebijakan harga yang lebih inklusif dan berpihak pada kepentingan pariwisata nasional.

Sebagai langkah konkret penguatan promosi dan jejaring bisnis, diluncurkan pula program Asita Fair, pameran pariwisata berskala nasional dan internasional yang akan digelar pada September 2025. Ajang ini dirancang sebagai platform B2B dan B2C untuk mempertemukan pelaku usaha wisata antarnegara dan membangun ekosistem industri yang lebih solid.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mendorong para pelaku pariwisata untuk menggencarkan pengembangan dan promosi desa wisata dan memperbanyak digelarnya event-event wisata di daerah berbasis komunitas.

”Kita mulai dari lokal, dari bawah. Pariwisata sudah teruji mampu dan kuat menghadapi krisis saat masa Covid lalu. Ini tantangan bagi para pelaku pariwisata untuk saling menguatkan lewat kolaborasi,” tegasnya.

Rakernas kali ini juga menjadi momentum strategis untuk menghidupkan kembali kampanye Enjoy Jakarta. Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf Jakarta Iffan memandang, pemilihan Jakarta sebagai lokasi rakernas adalah bentuk dukungan nyata dalam mengangkat Jakarta bukan sekadar kota transit, tetapi destinasi wisata yang kreatif dan layak dikunjungi.

”Inisiatif ini akan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, Asita dan pelaku industri pariwisata lokal,” ujarnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Prabowo Dorong Pemimpin...
Prabowo Dorong Pemimpin ASEAN Bersatu Tegakkan Hukum Internasional
Di Womens Inspiration...
Di Women's Inspiration Awards 2026, Wamenpar Bagi Cerita Perempuan Hebat Penggerak Pariwisata
Wamen Pariwisata: MAX...
Wamen Pariwisata: MAX 2026 Tonggak Pengembangan Wisata Bahari Indonesia
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Rekomendasi
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Larissa Chou Gugat Cerai...
Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi, Akhiri Pernikahan yang Dibina Sejak 2023
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Berita Terkini
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved