Warga Liquiça Timor Leste Rayakan Penyelesaian Penguatan Kohesi Sosial yang Didanai Uni Eropa
Senin, 23 Juni 2025 - 22:23 WIB
loading...
A
A
A
Upaya ini diperkuat dengan keterlibatan Kementerian Pemuda, Olahraga, Seni, dan Budaya (MJDAC), Sekretariat Negara untuk Seni dan Budaya (SEAC) dan para pemimpin daerah, yang menghasilkan komitmen untuk memprioritaskan Tara Bandu dalam program dan mengalokasikan sumber daya di masa mendatang.
Sementara itu, sesi kesadaran hukum tentang kekerasan dalam rumah tangga, seni bela diri, dan hukum pertanahan berlangsung di 8 desa dan menjangkau 362 individu. Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak-hak hukum, pencegahan konflik, dan mekanisme pelaporan.
Ini menghasilkan capaian penting dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Pemuda, Seni, Olahraga untuk memasukkan pendidikan perdamaian sebagai kegiatan ekstrakurikuler di enam sekolah.
“Kami senang melihat partisipasi dan keterlibatan kaum muda, khususnya perempuan dalam mempromosikan perdamaian meskipun ada tantangan sosial dalam masyarakat. Proyek Penguatan Kohesi Sosial membuktikan bahwa ketika kaum muda diberi ruang dan kepercayaan, mereka dapat mendorong perubahan nyata dalam memperkuat narasi budaya melalui suara mereka dan membangun dialog lintas generasi untuk membina persatuan sosial yang berkelanjutan," kata Dr Lotam, Head of Cooperation Delegasi Uni Eropa untuk Timor Leste.
Country Director ChildFund Timor Leste menyampaikan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan, dengan mencatat bahwa meskipun proyek ini secara resmi berakhir, semangatnya akan terus hidup melalui struktur dan hubungan yang telah dibangun.
Sementara itu, sesi kesadaran hukum tentang kekerasan dalam rumah tangga, seni bela diri, dan hukum pertanahan berlangsung di 8 desa dan menjangkau 362 individu. Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak-hak hukum, pencegahan konflik, dan mekanisme pelaporan.
Ini menghasilkan capaian penting dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Pemuda, Seni, Olahraga untuk memasukkan pendidikan perdamaian sebagai kegiatan ekstrakurikuler di enam sekolah.
“Kami senang melihat partisipasi dan keterlibatan kaum muda, khususnya perempuan dalam mempromosikan perdamaian meskipun ada tantangan sosial dalam masyarakat. Proyek Penguatan Kohesi Sosial membuktikan bahwa ketika kaum muda diberi ruang dan kepercayaan, mereka dapat mendorong perubahan nyata dalam memperkuat narasi budaya melalui suara mereka dan membangun dialog lintas generasi untuk membina persatuan sosial yang berkelanjutan," kata Dr Lotam, Head of Cooperation Delegasi Uni Eropa untuk Timor Leste.
Country Director ChildFund Timor Leste menyampaikan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan, dengan mencatat bahwa meskipun proyek ini secara resmi berakhir, semangatnya akan terus hidup melalui struktur dan hubungan yang telah dibangun.
Lihat Juga :