Pidato di Forum SPIEF 2025 Rusia, Prabowo Ungkap Prioritas Utamanya Memimpin Indonesia
Jum'at, 20 Juni 2025 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Prabowo pun mengungkapkan bahwa peningkatan penduduk ini memberikan peluang sekaligus tantangan besar bagi Indonesia. Khususnya, dalam menyediakan penghidupan yang layak, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
“Ini memberi kita peluang besar, sekaligus tantangan besar, bagaimana memberi makan lima juta mulut baru setiap tahun, menyediakan lima juta tempat sekolah, layanan kesehatan, dan terutama pangan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo pun menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah melindungi rakyatnya, melindungi dari kelaparan, kemiskinan, dan penderitaan akibat kondisi sulit.
“Oleh karena itu, prioritas utama saya ketika memimpin Indonesia adalah: pertama, mencapai swasembada pangan. Kedua, swasembada energi. Ketiga, meningkatkan kualitas pendidikan agar masyarakat mampu bersaing di era abad 21. Dan keempat, mempercepat industrialisasi Indonesia,” ujarnya.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara kaya, namun jika sumber daya alamnya tidak dikelola dengan bijak akan menjadi kutukan. “Negara kita kaya sumber daya alam, hutan luas, cadangan mineral, dan komoditas yang dibutuhkan dunia. Jika dikelola dengan bijak, ini adalah berkah; namun, jika diselewengkan, bisa menjadi kutukan.”
“Ini memberi kita peluang besar, sekaligus tantangan besar, bagaimana memberi makan lima juta mulut baru setiap tahun, menyediakan lima juta tempat sekolah, layanan kesehatan, dan terutama pangan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo pun menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah melindungi rakyatnya, melindungi dari kelaparan, kemiskinan, dan penderitaan akibat kondisi sulit.
“Oleh karena itu, prioritas utama saya ketika memimpin Indonesia adalah: pertama, mencapai swasembada pangan. Kedua, swasembada energi. Ketiga, meningkatkan kualitas pendidikan agar masyarakat mampu bersaing di era abad 21. Dan keempat, mempercepat industrialisasi Indonesia,” ujarnya.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara kaya, namun jika sumber daya alamnya tidak dikelola dengan bijak akan menjadi kutukan. “Negara kita kaya sumber daya alam, hutan luas, cadangan mineral, dan komoditas yang dibutuhkan dunia. Jika dikelola dengan bijak, ini adalah berkah; namun, jika diselewengkan, bisa menjadi kutukan.”
(rca)
Lihat Juga :