KRPP Inisiasi Kolaborasi Penyaluran PMI ke Eropa dan Timur Tengah

Jum'at, 20 Juni 2025 - 06:38 WIB
loading...
KRPP Inisiasi Kolaborasi...
Komite Relawan Penggerak Pancasila (KRPP) mendukung program pemerintah dalam pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) berkualitas. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Komite Relawan Penggerak Pancasila (KRPP) mendukung program pemerintah dalam pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) berkualitas. Negara-negara yang banyak diminati saat ini adalah Eropa dan Timur Tengah.

"Kami sangat mendukung program pemerintah dalam pengiriman tenaga kerja yang andal dan mumpuni. Generasi muda dapat memiliki kesempatan untuk bekerja di Turki, Slovakia, dan Timur tengah serta negara Eropa lainnya," kata Sekretaris Jenderal KRPP, Mangatur Simanjuntak dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Untuk meningkatkan meningkatkan kualitas dan kuantitas penyaluran PMI ke Eropa dan Timur Tengah, KRPP menginisiasi kolaborasi antara tiga perusahaan penyalur tenaga kerja, yaitu PT Bima Megantara Semesta, PT Jabal Rahmah Abadi, PT Nur Fauzan dengan PT Jasa Global Binakarya. Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pada Rabu (11/6/2025).

Mangatur yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bima Megantara Semesta menambahkan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan PT Jabal Rahma Abadi dan PT Nur Fauzan Sejahtera, yang keduanya merupakan perusahaan berpengalaman mengirimkan PMI ke luar negri. Para calon tenaga kerja yang dikirim memiliki kompetensi dan memang dibutuhkan, terutama tenaga kerja yang memang memiliki kemampuan di bidang perhotelan dan industri otomotif.

"Kami yakin bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak dan meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja Indonesia di Eropa dan Timur Tengah," ucapnya.

Sementara, Direktur Utama PT Jabal Rahmah Abadi, Fariz Hermawan mengungkapkan, lembaga penyalur kerja (LPK) sangat mendorong peningkatan tenaga kerja untuk penempatan Turki, Timur Tengah, dan Eropa sebagai negara tujuan. Negara-negara itu sangat diminati karena menawarkan gaji yang cukup besar, dan hampir tidak pernah terdengar harus menguasai bahasa Inggris.

"Program ini merupakan peluang yang baik karena para lulusan tidak harus berjenjang akademi, cukup memiliki dasar kompetensi dapat bekerja di luar negeri dengan penghasilan yang tinggi," jelas Fariz.

Kepala Divisi Timur Tengah dan Eropa PT Nurfauzan Sejahtera, Muhamad Soleh menambahkan, salah satu langkah yang efektif memperluas jaringan PMI ke luar negeri adalah dengan mengajak kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah. Kolaborasi ini dapat meningkatkan jumlah peluang kerja bagi PMI, memperkuat, dan memastikan penempatannya aman dan legal.

Pihaknya sendiri sudah memberangkatkan PMI sebanyak ratusan pekerja ke sekor formal ke berbagai negara. Mereka juga mengembangkan pengiriman ke Slovakia dan Belanda.

"Kerja sama ini memperluas jaringan PMI ke berbagai negara dan meningkatkan peluang kerja bagi PMI, sekaligus meningkatkan kualitas penempatan yang lebih baik," tandas Muhamad.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Kunjungan Prabowo ke...
Kunjungan Prabowo ke Eropa Dinilai Perkuat Posisi Geopolitik Indonesia
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Rekomendasi
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Berita Terkini
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved