Ekonom Sebut Utang Indonesia Bisa Lunas dengan Kasino

Sabtu, 07 Juni 2025 - 19:54 WIB
loading...
Ekonom Sebut Utang Indonesia...
Circa Resort & Casino di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Ekonom sekaligus Pengamat Bisnis Benny Batara Hutabarat atau Bennix menyebut utang Indonesia bisa lunas jika judi kasino dilegalkan. Dia pun mengungkap tentang tujuan perjudian di kalangan bawah dengan kalangan menengah atas.

“Kalau kita legalkan judi kasino, utang Indonesia lunas, selesai. Masalahnya kalau teman-teman ini menjadi oknum APH (aparat penegak hukum, red), lebih baik judi itu legal atau ilegal?” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk Legalisasi Kasino di Indonesia yang digelar Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) di Jakarta Selatan, Sabtu (7/6/2025).

“Kalau judi itu legal duit masuk ke Kementerian Keuangan, Dirjen Pajak. Tapi kalau judi itu ilegal, duit masuk ke aparat, pilihannya kita mau percaya siapa hari ini?" sambungnya.

Ekonom Sebut Utang Indonesia Bisa Lunas dengan Kasino


Baca juga: Wacana Kasino Dilegalkan, DPR: Orang Indonesia Sendiri yang Main



Menurutnya, jika ingin melegalkan judi kasino haruslah dibedakan dengan judi sebagaimana yang ada di Kamboja. Di Kamboja, judi merupakan judi online yang mana bisa menyasar siapapun meski lebih cenderung kalangan menengah bawah, khususnya orang-orang yang memiliki handphone.

"Kalau kita legalkan judi kasino, jadi harus beda dengan judi di Kamboja, judi di Kamboja kan judi online, online dari tukang becak, tukang ojek, tukang sayur, punya handphone mereka bisa judi online. Kalau judi kasino itu kan ada fisik, kita harus beli tiket pesawat, kita harus beli kamar hotel, yang sudah pasti segmentasi pasarnya menengah keatas," tuturnya.

Dia menerangkan, berbicara realistis dalam konteks agama tanpa membawa agama, Singapura memiliki 2 tempat judi ternama. Dari dua tempat tersebut saja pendapatan yang didapatkan di 2024 mencapai Rp109 triliun, padahal jumlah penduduk Singapura saja tak lebih dari 6 juta orang.

"Rp109 triliun penghasilannya dari mana? Penduduk Singapura cuma 6 juta orang, mayoritas pun waras, tak bakal mau berjudi, dan mereka pun dipersulit untuk judi di Singapura, negara pun dipersulit dengan cara apa, lu kalo mau judi di Singapura, lu bayar tiket masuk, tiket masuknya antara 3.000 sampai 5.000 dolar," kata Bennix lagi.

Dia menjabarkan, perjudian legal di Singapura menyasar bukan untuk warga Singapura sendiri, lantaran pemerintahnya mempersulit warganya jika ingin berjudi. Sasarannya orang-orang di luar negara tersebut, termasuk warga Indonesia, yang tak sedikit investor atau pengusaha Indonesia terbang ke Singapura sekadar untuk berjudi.

"Jadi orang pun mau judi di Singapura sebagai warga negara Singapura dipersulit. Karena mereka tak mau yang berjudi di sana rakyat mereka sendiri. Artinya secara spesifik kasino itu dibangun bukan buat warga Singapura," terangnya.

Bennix menambahkan, berbeda dengan judi online yang menyasar kalangan menengah bawah, judi kasino biasanya menyasar kalangan menengah keatas sebagaimana yang ada di Singapura dan Malaysia. Pasalnya, kalangan menengah ke atas melakukan perjudian sekadar mencari hiburan belaka, berbeda dengan kalangan menengah ke bawah melakukan judi untuk mencari kekayaan.

"Mayoritas investor, pengusaha, setiap weekend sewa 4 pesawat terbang ke Genting (Malaysia) buat judi kasino. Mereka cari hiburan yang menantang, hiburan itu tak kita sajikan di sini. Kalangan bawah berjudi buat jadi kaya, kalangan menengah atas berjudi itu entertainment, hiburan, mereka pun sudah tahu mereka datang mereka rugi. Jadi dari Indonesia mereka terbang target mereka rugi Rp3 miliar, sudah tak berharap balik," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Rekomendasi
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
Usai Gugat Hak Asuh...
Usai Gugat Hak Asuh Anak, Pertemuan Ruben Onsu dan Sarwendah Mendadak Dibatalkan
Berita Terkini
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved