Indo Defence 2025 Diikuti 55 Negara dan 1.180 Perusahaan Industri Pertahanan
Rabu, 04 Juni 2025 - 20:07 WIB
loading...
Indo Defence 2025 atau pameran alat utama sistem senjata (Alutsista) akan diikuti sebanyak 55 negara dan 1.180 perusahaan. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan menyebutkan Indo Defence 2025 atau pameran alat utama sistem senjata (Alutsista) akan diikuti sebanyak 55 negara dan 1.180 perusahaan. Rencananya, Indo Defence akan digelar di JIExpo, Kemaoran, Jakarta pada 11-14 Juni 2025.
“Kalau tidak salah sudah ada 13, 13 Menteri Pertahanan yang tentu akan hadir di dalam kegiatan ini. Dan banyak negara, 55 negara, dan ada 1.180 perusahaan yang akan terlibat di dalam Indo Defence,” kata Donny di Kantor Kemhan, Rabu (4/6/2025).
“Baik di dalam, baik perusahaan dalam negeri, dan ada 32, 32 pavilion dari negara. 32 negara yang punya stil pavilion,” sambung dia.
Baca juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Pameran Alutsista Indo Defence 2025 Pekan Depan
Donny menekankan, tujuan dari forum ini bukan sekadar bisnis pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia, sebagaimana amanat dalam Pembukaan UUD 1945.
“Kita semua tahu bahwa global stability, peace itu sangat kita harapkan untuk perdamaian, untuk kesejahteraan. Kalau enggak damai, enggak stabil suatu negara, suatu kawasan, ya nonsense kita bisa mendapatkan kesejahteraan, ekonomi enggak akan berkembang. Sehingga ini menjadi harapan kita semua, enggak hanya Indonesia saja, tapi semua negara,” imbuhnya.
Baca juga: Indo Defence 2025 Libatkan Pelaku Industri Pertahanan dan Negara Sahabat
Pameran Indo Defence ini rencananya dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. “Kemudian beliau juga akan melihat beberapa stand pameran. Beliau akan bertemu dengan beberapa head of delegation dari beberapa negara. Jadi kira-kira Presiden yang bersama kita satu setengah jam kira-kira akan berada di tempat tersebut,” jelasnya.
“Kalau tidak salah sudah ada 13, 13 Menteri Pertahanan yang tentu akan hadir di dalam kegiatan ini. Dan banyak negara, 55 negara, dan ada 1.180 perusahaan yang akan terlibat di dalam Indo Defence,” kata Donny di Kantor Kemhan, Rabu (4/6/2025).
“Baik di dalam, baik perusahaan dalam negeri, dan ada 32, 32 pavilion dari negara. 32 negara yang punya stil pavilion,” sambung dia.
Baca juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Pameran Alutsista Indo Defence 2025 Pekan Depan
Donny menekankan, tujuan dari forum ini bukan sekadar bisnis pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia, sebagaimana amanat dalam Pembukaan UUD 1945.
“Kita semua tahu bahwa global stability, peace itu sangat kita harapkan untuk perdamaian, untuk kesejahteraan. Kalau enggak damai, enggak stabil suatu negara, suatu kawasan, ya nonsense kita bisa mendapatkan kesejahteraan, ekonomi enggak akan berkembang. Sehingga ini menjadi harapan kita semua, enggak hanya Indonesia saja, tapi semua negara,” imbuhnya.
Baca juga: Indo Defence 2025 Libatkan Pelaku Industri Pertahanan dan Negara Sahabat
Pameran Indo Defence ini rencananya dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. “Kemudian beliau juga akan melihat beberapa stand pameran. Beliau akan bertemu dengan beberapa head of delegation dari beberapa negara. Jadi kira-kira Presiden yang bersama kita satu setengah jam kira-kira akan berada di tempat tersebut,” jelasnya.
(cip)
Lihat Juga :