Koalisi Prabowo-Mega Menguat, Posisi Jokowi Melemah?

Rabu, 04 Juni 2025 - 11:48 WIB
loading...
Koalisi Prabowo-Mega...
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025). Foto/BPMI
A A A
JAKARTA - Keakraban Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri jelang dimulainya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025) pagi dikomentari sejumlah pengamat politik. Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai pertemuan Presiden Prabowo dengan Ketum PDIP Megawati di Gedung Pancasila menunjukkan eratnya hubungan kedua tokoh nasional tersebut.

"Pertemuan Prabowo dan Megawati tampak informal dan cair. Hal itu terlihat dari sapaan Prabowo terkait keberhasilan Megawati dalam diet," kata Mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini, Rabu (4/6/2025).

Dia melihat perbincangan Prabowo dengan Megawati tersebut menunjukkan hubungan yang sudah dekat. "Topik yang mencairkan suasana pertemuan itu sekaligus mengindikasikan hubungan mereka sudah layaknya seperti keluarga," ungkapnya.

Baca juga: Koalisi Prabowo-Mega Menguat, Ini Tanda-tandanya



Jadi, lanjut dia, pertemuan itu justru memperkuat penilaian selama ini bahwa hubungan Prabowo - Megawati sudah seperti kakak adik. "Karena itu, dalam pertemuan tersebut Prabowo tak sungkan menanyakan keberhasilan diet Megawati, yang sebetulnya lebih masalah pribadi," imbuhnya.

"Dengan hubungan yang begitu erat, tentu tak ada masalah buat mereka untuk berkoalisi. Koalisi Prabowo-Megawati akan terus semakin menguat walaupun PDIP secara resmi tidak masuk dalam pemerintahan," sambungnya.

Dia berpendapat, Megawati bisa berkoalisi dengan Prabowo tanpa ada di kabinet. Dia yakin bahwa Megawati akan terus menjaga dan mengamankan Prabowo dari berbagai gangguan.

Baca juga: Mutasi TNI, 9 Pati AL Digeser Jadi Staf Khusus KSAL Ali



"Koalisi demikian diambil karena Megawati tidak mau bersatu dengan Gibran Rakabuming Raka. Bagi Megawati, masuk koalisi secara formal sama saja mengakui keberadaan Gibran," ujarnya.

"Hal itu prinsip bagi Megawati. Sebab, mengakui Gibran sama saja menelan air liurnya sendiri. Tentu hal itu tak akan dilakukan Megawati," tambahnya.

Karena itu, lanjut dia, koalisi informal dengan Prabowo akan terus berlanjut dan diperkuat. "Megawati tetap berkoalisi dengan Prabowo tapi tidak menggadaikan prinsip yang dianutnya," pungkasnya.

Baca juga: Roy Suryo Ingin Ngabalin Digantung di Monas jika Tak Bisa Buktikan Kasus Ijazah Jokowi Proyek Besar

Hal senada dikatakan oleh Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio. Dia mengatakan, pertemuan Prabowo dengan Megawati itu dalam acara kenegaraan.

"Menurut saya, koalisinya lebih kuat, tapi perannya menjalankan peran masing-masing," kata pria yang akrab disapa Hensat ini.

Lalu, apakah posisi Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melemah jika Prabowo dan Megawati makin akrab?

Baca juga: Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini

"Enggak ngaruh sih, kan sebetulnya Jokowi menuju melemah sejak tidak jadi Presiden," pungkas Hensat.

Hal berbeda dikatakan oleh Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra. "Jika relasi Prabowo-Megawati menguat, setidaknya hubungan dengan Jokowi melandai," kata Dedi.

Dedi mengungkapkan tanda-tanda Koalisi Prabowo-Mega menguat. "Fondasi kebersamaan PDIP dan Presiden Prabowo sudah ada, tinggal memupuk dan mengintegrasikan kepentingan," ujar Dedi.

Menurut Dedi, posisi Puan Maharani di Parlemen Senayan jelas jalan rekonsiliasi PDIP dan Prabowo. Terlebih, lanjut Dedi, intensitas pertemuan dan keakraban Prabowo-Megawati kian mengesankan.

"Sebaliknya, Prabowo sudah tidak lagi intens dengan Jokowi. Ini penanda hubungan menguat antara Megawati dan Prabowo," ungkap Dedi.

Dedi melihat pujian dan sapaan akrab Prabowo itu juga bisa dibaca sebagai gestur keluwesan Prabowo ke Megawati, mengesankan hilangnya atau berkurangnya kecanggungan.

"Situasi ini bisa menjadi penentu masuknya PDIP ke pemerintah, jika PDIP bergabung, peluang parpol oposisi tersisa bergabung juga besar," pungkasnya.

Prabowo Sapa Megawati: Ibu Agak Kurus, Diet Ibu Berhasil

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berbincang akrab dan penuh kehangatan dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri jelang dimulainya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin pagi (2/6/2025).

Tampak Prabowo mulanya menyapa sejumlah tokoh di antaranya Megawati hingga Wakil Presiden (Wapres) ke-6 Try Sutrisno. "Bu (Megawati). Pak Try," sapa Prabowo.

Selanjutnya, Prabowo pun mengatakan bahwa Megawati tampak kurusan. Bahkan, dia mengatakan jika diet Megawati berhasil. "Ibu agak kurus Bu, waduh luar biasa. Ibu kurus. Diet ibu berhasil," kata Prabowo kepada Megawati.

"Iya berhasil," kata Megawati merespons Prabowo sembari tersenyum.

"Dietnya berhasil," ujar Prabowo mengikuti Megawati.

Sebelumnya, Megawati dan Prabowo telah bertemu pada momen Idulfitri 2025, tepatnya Senin (7/4/2025). Saat itu, Prabowo berkunjung ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Rekomendasi
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved