Prabowo Klaim Ada Pihak Asing Biayai LSM untuk Mengadu Domba
Senin, 02 Juni 2025 - 15:52 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mengklaim ada pihak asing yang tidak suka jika Indonesia bersatu. Mereka berusaha memecah-belah dengan membiayai LSM untuk mengadu domba. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengklaim ada pihak asing yang tidak suka jika Indonesia bersatu. Mereka pun berusaha memecah-belah dengan membiayai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengadu domba.
Hal ini diungkap Prabowo ketika menyampaikan amanat dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Senin (2/6/2025).
Baca juga: Ingatkan Pejabat Agar Berbenah, Prabowo: Jangan Anggap Negara Ini Bisa Ditipu
"Ratusan tahun mereka adu domba kita sampai sekarang, dengan uang, mereka membiayai LSM-LSM untuk mengadu domba kita, mereka katanya penegak demokrasi HAM kebebasan pers,” kata Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo justru mengajak untuk seluruh masyarakat Indonesia bersatu dan solid.
Ia berharap masyarakat tidak lagi saling terpecah belah mengikuti keinginan pihak asing.
"Saya mengajak sekali lagi seluruh rakyat Indonesia bersatu perbedaan jangan menjadi sumber gontok-gontokkan. Ini selalu yang diharapkan oleh kekuatan asing yang tidak suka Indonesia kuat, tidak suka Indonesia kaya," ujarnya.
Baca juga: Prabowo Sapa Megawati: Ibu Agak Kurus, Diet Ibu Berhasil
Kendati demikian, Prabowo menegaskan bukan berarti dirinya anti terhadap negara asing. Hanya saja, dia menegaskan Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri.
“Saya tidak mengajak bangsa Indonesia untuk curiga sama bangsa asing, kita tidak boleh dipermainkan oleh bangsa manapun,” ucapnya.
Prabowo pun menilai Indonesia merupakan negara yang sangat kaya. Oleh karena itu, ia mengaku optimistis jika Indonesia akan menjadi negara yang kuat.
“Kekayaan kita sekali lagi, sangat besar, tetapi terlalu banyak maling-maling yang mencuri uang rakyat dan untuk itu saya bertekad akan menertibkan semua itu,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berbincang akrab dan penuh kehangatan dengan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri jelang dimulainya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin pagi (2/6/2025).
Tampak Prabowo mulanya menyapa sejumlah tokoh dianyata Megawati hingga Wakil Presiden (Wapres) ke-6 Try Sutrisno.
"Bu (Megawati). Pak Try," sapa Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo pun mengatakan bahwa Megawati tampak kurusan. Bahkan, dia mengatakan jika diet Megawati berhasil.
"Ibu agak kurus Bu, waduh luar biasa. Ibu kurus. Diet ibu berhasil," kata Prabowo kepada Megawati.
"Iya berhasil," kata Megawati merespons Prabowo sembari tersenyum.
"Dietnya berhasil," ujar Prabowo mengikuti Megawati.
Merespons Prabowo, Megawati pun menunjukkan gerakan menunjuk makanan termasuk kue-kue yang disajikan di atas meja.
"Lah ini monggo (silakan), katanya (nunjuk kue)," katanya.
Melanjutkan obrolannya, Prabowo mengatakan bahwa kopi di pagi hari menjadi rutinitas penting baginya.
"Yang penting kalau pagi kopi," sembari tertawa.
Selanjutnya, keduanya duduk saling berhadapan di sebuah meja oval panjang, ditemani sejumlah tokoh penting negara.
Di sisi kanan Prabowo tampak Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, sementara di sisi kirinya duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Megawati hadir dengan balutan kemeja putih lengan panjang, duduk bersebelahan dengan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno.
Tak lama kemudian, Prabowo bahkan sempat berpindah tempat duduk, mendekat dan duduk tepat di sebelah Megawati, menandakan hubungan yang cair dan penuh rasa saling menghormati.
Hal ini diungkap Prabowo ketika menyampaikan amanat dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Senin (2/6/2025).
Baca juga: Ingatkan Pejabat Agar Berbenah, Prabowo: Jangan Anggap Negara Ini Bisa Ditipu
"Ratusan tahun mereka adu domba kita sampai sekarang, dengan uang, mereka membiayai LSM-LSM untuk mengadu domba kita, mereka katanya penegak demokrasi HAM kebebasan pers,” kata Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo justru mengajak untuk seluruh masyarakat Indonesia bersatu dan solid.
Ia berharap masyarakat tidak lagi saling terpecah belah mengikuti keinginan pihak asing.
"Saya mengajak sekali lagi seluruh rakyat Indonesia bersatu perbedaan jangan menjadi sumber gontok-gontokkan. Ini selalu yang diharapkan oleh kekuatan asing yang tidak suka Indonesia kuat, tidak suka Indonesia kaya," ujarnya.
Baca juga: Prabowo Sapa Megawati: Ibu Agak Kurus, Diet Ibu Berhasil
Kendati demikian, Prabowo menegaskan bukan berarti dirinya anti terhadap negara asing. Hanya saja, dia menegaskan Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri.
“Saya tidak mengajak bangsa Indonesia untuk curiga sama bangsa asing, kita tidak boleh dipermainkan oleh bangsa manapun,” ucapnya.
Prabowo pun menilai Indonesia merupakan negara yang sangat kaya. Oleh karena itu, ia mengaku optimistis jika Indonesia akan menjadi negara yang kuat.
“Kekayaan kita sekali lagi, sangat besar, tetapi terlalu banyak maling-maling yang mencuri uang rakyat dan untuk itu saya bertekad akan menertibkan semua itu,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berbincang akrab dan penuh kehangatan dengan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri jelang dimulainya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin pagi (2/6/2025).
Tampak Prabowo mulanya menyapa sejumlah tokoh dianyata Megawati hingga Wakil Presiden (Wapres) ke-6 Try Sutrisno.
"Bu (Megawati). Pak Try," sapa Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo pun mengatakan bahwa Megawati tampak kurusan. Bahkan, dia mengatakan jika diet Megawati berhasil.
"Ibu agak kurus Bu, waduh luar biasa. Ibu kurus. Diet ibu berhasil," kata Prabowo kepada Megawati.
"Iya berhasil," kata Megawati merespons Prabowo sembari tersenyum.
"Dietnya berhasil," ujar Prabowo mengikuti Megawati.
Merespons Prabowo, Megawati pun menunjukkan gerakan menunjuk makanan termasuk kue-kue yang disajikan di atas meja.
"Lah ini monggo (silakan), katanya (nunjuk kue)," katanya.
Melanjutkan obrolannya, Prabowo mengatakan bahwa kopi di pagi hari menjadi rutinitas penting baginya.
"Yang penting kalau pagi kopi," sembari tertawa.
Selanjutnya, keduanya duduk saling berhadapan di sebuah meja oval panjang, ditemani sejumlah tokoh penting negara.
Di sisi kanan Prabowo tampak Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, sementara di sisi kirinya duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Megawati hadir dengan balutan kemeja putih lengan panjang, duduk bersebelahan dengan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno.
Tak lama kemudian, Prabowo bahkan sempat berpindah tempat duduk, mendekat dan duduk tepat di sebelah Megawati, menandakan hubungan yang cair dan penuh rasa saling menghormati.
(shf)
Lihat Juga :