Ikrar Nusa Bhakti Prediksi PPP Tenggelam jika Dipimpin Jokowi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 20:13 WIB
loading...
Ikrar Nusa Bhakti Prediksi...
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diyakini akan tenggelam jika dipimpin oleh Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Pakar Politik Prof Ikrar Nusa Bhakti memprediksi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) akan tenggelam jika dipimpin oleh Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ). Bagi Ikrar, sulit dipercaya jika PPP menginginkan dipimpin oleh Jokowi.

“Karena citra Jokowi di mata masyarakat itu sedang turun dan kita tahu juga kenapa mau ngambil PSI, karena kelihatannya dia sulit mengambil alih seperti Golkar, karena Golkar bagaimanapun berpengalaman,” kata Ikrar kepada SindoNews, Sabtu (31/5/2025).

Menurut dia, PPP ingin mencari keuntungan materi dari Jokowi jika ingin dipimpin oleh ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut. “Supaya PPP bisa dapatkan ceceran dana yang dimiliki Jokowi untuk kemudian digunakan oleh PPP untuk kampanye diri dia,” tuturnya.

Baca juga: Jokowi Identik sebagai Kader Partai Nasionalis, Tak Cocok Pimpin PPP



Ikrar mengingatkan bahwa, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saja kini sudah menjaga jarak dengan Jokowi. “Kalau PPP masuk seperti itu, buat saya, ini malah akan menenggelamkan PPP di antara pemilih-pemilih Islam dia,” katanya.

“Kalau menurut saya, bahaya buat PPP, kenapa enggak PPP berupaya untuk bangkit kembali dengan mendapatkan kepercayaan dari kalangan NU dan kalangan lain yang masih memiliki suatu hubungan baik dengan PPP,” sambungnya.

Dia juga mengingatkan bahwa PPP memiliki basis massa yang kuat di akar rumput. “Orang-orang Nahdlatul Ulama pasti masih memiliki satu hubungan historis atau legitimasi religius antara PPP dengan para pendukungnya khususnya di wilayah-wilayah Jawa Timur,” pungkasnya.

Hanya Mantan Pejabat KSP yang Usulkan Jokowi Jadi Ketua Umum PPP

Juru Bicara DPP PPP Usman M Tokan menuturkan mencuatnya nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam bursa calon Ketua Umum PPP hanya didengungkan Ketua Mahkamah PPP Ade Irfan Pulungan. Hal itu wajar karena Ade pernah menjabat Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) era Jokowi.

"Rasanya cuma Irfan yang bunyi. Nama Pak Jokowi baru muncul setelah Irfan Pulungan bicara. Saya pikir itu wajar karena Irfan dulu kan berada di KSP sebagai tim hukum," ujar Usman, belum lama ini.

Namun, dia tak mempermasalahkan usulan tersebut. Sebagai kader PPP, Irfan berhak menyampaikan aspirasi dan menyosialisasikan ke kader lain bila ingin Jokowi menjadi Ketua Umum PPP.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved