Publik Puas atas Kinerja Polri Tindak Premanisme, Kapolri Jenderal Sigit Dipuji
Jum'at, 30 Mei 2025 - 13:37 WIB
loading...
Kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dipuji. Foto/Dok Polri
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas merasa puas dengan kinerja Kepolisian dalam menindak premanisme berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia yang diumumkan pada Selasa (27/5/2025). Dalam survei yang dilakukan melalui mekanisme telepon pada periode 17-20 Mei 2025 ini, sebanyak 67,4% responden puas dengan kinerja Polri dalam memberantas premanisme .
Terkait hal itu, kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dipuji oleh Ketua Umum DPP Holistik Institute M Nur Latuconsina. Menurut Nur atau akrab disapa Rheno, hasil survei Indikator tersebut membuktikan bahwa Kapolri dan jajaran berhasil memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Merujuk pada data survei Indikator Politik Indonesia tersebut, ya kita harus fair menyatakan bahwa kita mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah berhasil meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, terutama dalam pemberantasan premanisme,” katanya kepada wartawan, Kamis (29/5/2025).
Baca juga: Hasil Survei Indikator: Publik Puas Kinerja Polri Berantas Premanisme
Dia menuturkan, keberhasilan Polri tersebut tidak terlepas dari aksi konkret Kapolri yang menginstrusikan kepada jajaran Polda, Polres, Polsek, bahkan masyarakat agar bekerja sama untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Tingginya tingkat kepuasan ini menjadi sinyal penting bagi Polri bahwa pendekatan yang tegas terhadap premanisme dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” tuturnya.
Dia pun menyarankan agar Polri terus memperkuat komunikasi publik dan keberlanjutan operasi agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Adapun sampel yang dipilih dalam survei tersebut melalui metode Double Sampling (DS), menempatkan sebanyak 1,286 responden, pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Baca juga: Polda Metro Jaya Gandeng PPATK Dalami Aliran Dana Anggota Ormas Pelaku Premanisme
Diberitakan sebelumnya, Indikator Politik Indonesia merilis survei tingkat kepuasan publik atas kinerja penegak hukum dalam menegakkan hukum, termasuk pemberantasan premanisme. Hasil survei menunjukkan responden puas atas kinerja Polri memberantas premanisme.
Survei ini diikuti 1.286 responden dengan wawancara melalui sambungan telepon. ”Metode sampel menggunakan double sampling dengan menghasilkan margin of error 2,8% dan tingkat kepercayaan 93%,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi , Rabu (28/5/2025).
Burhanuddin mengatakan, ada dua pertanyaan yang pihaknya berikan kepada responden dalam isu ini. Pertanyaan pertama merujuk pada kesadaran publik atas operasi besar Polri dalam memberantas premanisme.
Hasil survei itu menunjukkan ada 50,7% responden yang menyatakan tahu terhadap tindakan kepolisian dalam menangani masalah premanisme. Sedangkan mereka yang tidak mengetahui sekitar 49,3%.
Pertanyaan kedua di survei ini berkaitan dengan kepuasan publik terhadap operasi Polri dalam memberantas premanisme. Hasilnya, mayoritas responden menyatakan puas terhadap kinerja polisi. "Yang puas total mencapai 67%, jadi cukup tinggi," ujarnya.
Terkait hal itu, kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dipuji oleh Ketua Umum DPP Holistik Institute M Nur Latuconsina. Menurut Nur atau akrab disapa Rheno, hasil survei Indikator tersebut membuktikan bahwa Kapolri dan jajaran berhasil memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Merujuk pada data survei Indikator Politik Indonesia tersebut, ya kita harus fair menyatakan bahwa kita mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah berhasil meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, terutama dalam pemberantasan premanisme,” katanya kepada wartawan, Kamis (29/5/2025).
Baca juga: Hasil Survei Indikator: Publik Puas Kinerja Polri Berantas Premanisme
Dia menuturkan, keberhasilan Polri tersebut tidak terlepas dari aksi konkret Kapolri yang menginstrusikan kepada jajaran Polda, Polres, Polsek, bahkan masyarakat agar bekerja sama untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Tingginya tingkat kepuasan ini menjadi sinyal penting bagi Polri bahwa pendekatan yang tegas terhadap premanisme dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” tuturnya.
Dia pun menyarankan agar Polri terus memperkuat komunikasi publik dan keberlanjutan operasi agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Adapun sampel yang dipilih dalam survei tersebut melalui metode Double Sampling (DS), menempatkan sebanyak 1,286 responden, pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Baca juga: Polda Metro Jaya Gandeng PPATK Dalami Aliran Dana Anggota Ormas Pelaku Premanisme
Diberitakan sebelumnya, Indikator Politik Indonesia merilis survei tingkat kepuasan publik atas kinerja penegak hukum dalam menegakkan hukum, termasuk pemberantasan premanisme. Hasil survei menunjukkan responden puas atas kinerja Polri memberantas premanisme.
Survei ini diikuti 1.286 responden dengan wawancara melalui sambungan telepon. ”Metode sampel menggunakan double sampling dengan menghasilkan margin of error 2,8% dan tingkat kepercayaan 93%,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi , Rabu (28/5/2025).
Burhanuddin mengatakan, ada dua pertanyaan yang pihaknya berikan kepada responden dalam isu ini. Pertanyaan pertama merujuk pada kesadaran publik atas operasi besar Polri dalam memberantas premanisme.
Hasil survei itu menunjukkan ada 50,7% responden yang menyatakan tahu terhadap tindakan kepolisian dalam menangani masalah premanisme. Sedangkan mereka yang tidak mengetahui sekitar 49,3%.
Pertanyaan kedua di survei ini berkaitan dengan kepuasan publik terhadap operasi Polri dalam memberantas premanisme. Hasilnya, mayoritas responden menyatakan puas terhadap kinerja polisi. "Yang puas total mencapai 67%, jadi cukup tinggi," ujarnya.
(rca)
Lihat Juga :