Hadapi Glembuk Solo, Roy Suryo: Insya Allah Balik ke Orangnya

Jum'at, 30 Mei 2025 - 09:00 WIB
loading...
Hadapi Glembuk Solo,...
KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo mengungkap sejumlah kejadian tak masuk akal yang menimpa dirinya dan anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - KRMT Roy Suryo Notodiprojo yang akrab disapa Roy Suryo mengungkap sejumlah kejadian tak masuk akal yang menimpa dirinya dan anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Meski demikian, hal itu tak menciutkan nyalinya untuk mengungkap kebenaran karena percaya banyak orang baik.



Roy Suryo yang terkenal sebagai pakar Telematika mengakui bahwa ada hal-hal yang tidak bisa dijelaskan telah terjadi. Meski demikian dia menanggapinya dengan santai, di antaranya masih tetap beraktifitas termasuk menyopir mobil sendiri.

Baca juga: Bicara Mobil Esemka, Roy Suryo: Eh Ternyata Dikibulin!

"Iya terjadi, karena orang juga tahu semua lah. Yang namanya Glembuk Solo itu terjadi. Tapi ya saya senyumin saja deh yang kayak-kayak gitu. Yang jahat yang bathil tetap bathil," kata Roy Suryo dalam wawancara eksklusif di Podcast SindoNews “To The Po!nt Aja” di Jakarta pada Kamis malam (29/5/2025).

"Berapa kali diglembuk santet itu," tanya host Lukman Hanafi.

"Saya nggak bilang santet lho ya, saya senyumin saja, saya biarin saja. Insya Allah balik ke orangnya dan orangnya sudah mulai kelihatan sekarang," jawab Roy Suryo yang merupakan mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) ini.

"Sudah mulai kelihatan? Siapa itu," tanya Lukman menimpali.

Baca juga: Polemik Ijazah Jokowi, Roy Suryo Keluarkan Tantangan Gantung di Monas

"Sudah mulai kelihatan yang ngirim. Ya sudahlah kelihatan lah. Kalau menurut orang-orang yang sudah makin kelihatan tremor, hahahaha," ungkap Roy Suryo.

"Jangan-jangan yang ada proyek orang itu," timpal Lukman.

"Sekali lagi kita makhluk beragama. Kita percaya penuh kepada Tuhan YME, Allah SWT," tegasnya.

Pria yang saat kecil hidup di lingkungan Keraton Yogyakarta ini mengungkap beberapa kejadian kekerasan yang terjadi.

"Pernah mobil doktor Rismon dipecah, bannya disilet sudah beberapa waktu lalu dan terkait hal ini. Ini jahat sekali dan bar-bar betul," ujarnya.

Oleh karena itu, peristiwa tersebut telah dilaporkan juga ke Komnas HAM.

Roy Suryo menegaskan, kalau pun sesuatu terjadi pada dirinya, pada dokter Tifa, doktor Rismon, bu Kurnia dan pak Rizal Fadhilah maka akan ada (muncul) Roy Suryo, Resmon dan Tifa yang lain.

Mobil Esemka dan ProyekBesar


Sebelumnya,Sebelumnya, Roy Suryo juga mengungkap soal mobil Esemka dari Solo yang pernah viral dan ternyata menyimpan kisah tersendiri. Dia mengungkapkan, kala itu pernah serius ingin membantu. Namun ternyata malah dikibulin.

Roy Suryo mengungkapkan hal tersebut di sela-sela berdiskusi soal ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Podcast SindoNews “To The Po!nt Aja" yang ditayangkan pada Kamis (29/5/2025) malam.

Cerita itu muncul saat host Lukman Hanafi yang berduet dengan host Andry Susanto mengulik keterlibatan Roy Suryo dalam mobil Esemka yang kala itu digadang-gadang merupakan karya siswa SMK di wilayah Solo Raya.

"Dia (Jokowi) nggak naik mobil Esemka itu. Dia naik pesawat. Tapi pencitraanya kan waktu itu seolah-olah dia (Jokowi) naik Esemka dari Solo sampai Jakarta. Enggak, yang naik mobil Esemka itu saya sama pak Rudi (FX Hadi Rudyatmo yang saat itu menjabat Wakil Wali Kota Solo). Itulah saksi sejarahnya," ujar Roy Suryo.

Dia menandaskan bahwa kala itu, dirinya serius ingin membantu.

"Kami nungguin itu di Balai Uji Emisi Serpong, dari mulai tidak lulus sampai dengan lulus. Jadi kami waktu itu serius ingin membantu supaya Esemka ini bener-bener jadi. Eh ternyata dikibulin!" ungkap Roy Suryo.

Roy Suryo juga membantah isu yang menyebut pihaknya mendapat dukungan duit gede (proyek besar) dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

"Wah, itu namanya bohong," tegas Roy Suryo.

Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) tersebut menegaskan bahwa isu proyek besar itu hoaks.

Isu tersebut awalnya disampaikan oleh politikus sekaligus mantan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin saat diwawancara eksklusif dalam Podcast SindoNews “To The Po!nt Aja” pada Jumat (23/5/2025) lalu.

"Lillahi Ta'ala, apa yang kami lakukan itu karena kami cinta kampus. Kami tidak rela Universitas Gadjah Mada (UGM) almamater kami melakukan hal hal yang tidak proper," tegas Roy Suryo.

Karena cinta kampus tersebut maka Roy Suryo dan kawan-kawan (dkk) mendatangi UGM untuk meminta penjelasan soal ijazah Jokowi. Saat itu rombongan diterima langsung Wakil Rektor I UGM Prof Wening da.

Hingga akhirnya ditunjukkan skripsi Jokowi oleh Wakil Rektor secara langsung.

"Saya tanya, ini skripsi aslinya (Jokowi). Dijawab iya," ujar Roy Suryo.

Selanjutnya Roy Suryo kemudian melihat skripsi itu hingga kemudian muncul dugaan kejanggalan-kejanggalan. Di antaranya tanda tangan dosen penguji skrispi, Profesor Dr Ir Ahmad Sumitro itu diragukan.

"Bahkan yang meragukan itu putrinya (Profesor Ahmad Sumitro) sendiri, Aida Greenberry yang dia bilang itu bukan tanda tangan ayahnya dan namanya juga salah. Bahkan lembar pengujian juga tidak ada, tidak ada nama pak Kasmudjo di situ," ungkap Roy Suryo.

Padahal, kata Roy Suryo, 8 tahun lalu disebutkan bahwa pak Kasmudjo merupakan dosen pembimbing Jokowi.

Namun perkembangan terakhir, lanjut Roy Suryo, pak Kasmudjo menyatakan saat itu masih Asisten Dosen (Asdos) dan bukan pembimbing skripsi Jokowi.

"Alhamdulilah, saya benar-benar hormat ke pak Kasmudjo," ujar Roy Suryo.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved