Wakili Presiden Prabowo, Airlangga Hadiri ASEAN-BAC di Kuala Lumpur
Senin, 26 Mei 2025 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Setelah itu, secara bergiliran para Kepala Negara ASEAN menyampaikan tanggapan terkait kerjasama ASEAN Public-Private ke depan. Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. menyampaikan pentingnya investasi pada digital economy sebagai kunci kekuatan ASEAN ke depan, dan mendorong penguatan peran private sector melalui ABAC.
Baca juga: Momen Hangat Airlangga Lepas Kepulangan PM Australia Albanese
Dilanjutkan Perdana Menteri Cambodia Hun Manet menyampaikan perlunya kontribusi dari pihak swasta dan bisnis dalam memperkuat integrasi ekonomi intra ASEAN. Perdana Menteri Vietnam, Ph?m Minh Chính menegaskan perlunya meningkatkan global connectivity dan supply chain untuk fasilitasi perdagangan yang lebih bai kantar negara ASEAN.
Setelah beberapa Kepala Negara menyampaikan tanggapan, giliran Indonesia yang diwakili Menko Airlangga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta yang berkelanjutan, untuk mewujudkan berbagai inisiatif regional. “Upaya Indonesia dan kawasan ASEAN memainkan peran global diwujudkan melalui kolaborasi antara sektor publik dan swasta," kata Airlangga.
Dia mengatakan, ketika pemerintah dan swasta/bisnis berkolaborasi, maka hambatan bisa berubah menjadi peluang. "Kolaborasi merupakan kunci untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” ujar Menko Airlangga.
Kolaborasi ini diharapkan dapat berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi dan ekosistem bisnis di kawasan ASEAN. Di sisi lain, penting untuk memastikan bahwa perdagangan intra-ASEAN dapat meningkat agar sejalan dengan prioritas untuk mengupayakan pemerataan pembangunan antar-negara di kawasan ASEAN.
Baca juga: Momen Hangat Airlangga Lepas Kepulangan PM Australia Albanese
Dilanjutkan Perdana Menteri Cambodia Hun Manet menyampaikan perlunya kontribusi dari pihak swasta dan bisnis dalam memperkuat integrasi ekonomi intra ASEAN. Perdana Menteri Vietnam, Ph?m Minh Chính menegaskan perlunya meningkatkan global connectivity dan supply chain untuk fasilitasi perdagangan yang lebih bai kantar negara ASEAN.
Setelah beberapa Kepala Negara menyampaikan tanggapan, giliran Indonesia yang diwakili Menko Airlangga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta yang berkelanjutan, untuk mewujudkan berbagai inisiatif regional. “Upaya Indonesia dan kawasan ASEAN memainkan peran global diwujudkan melalui kolaborasi antara sektor publik dan swasta," kata Airlangga.
Dia mengatakan, ketika pemerintah dan swasta/bisnis berkolaborasi, maka hambatan bisa berubah menjadi peluang. "Kolaborasi merupakan kunci untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” ujar Menko Airlangga.
Kolaborasi ini diharapkan dapat berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi dan ekosistem bisnis di kawasan ASEAN. Di sisi lain, penting untuk memastikan bahwa perdagangan intra-ASEAN dapat meningkat agar sejalan dengan prioritas untuk mengupayakan pemerataan pembangunan antar-negara di kawasan ASEAN.
Lihat Juga :