Jika Semua Bergerak, Kemerdekaan Palestina Tinggal Tunggu Momentum
Minggu, 25 Mei 2025 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
"Kita ingin memastikan bahwa semangat KAA 1955 bukan tinggal sejarah, tetapi terus menginspirasi perjuangan melawan kolonialisme dalam bentuk apapun, di era modern ini,” ujarnya.
Ketua Asia Pasific Women Coalition for Palestine (APWCQP) Nurjanah Hulwani mengatakan, kehadiran peserta dari berbagai latar belakang ini bukan sekadar simbolik, tapi bentuk solidaritas nyata. “Diamnya kita berarti menyetujui genosida. Maka semua harus bergerak! Yang memiliki jabatan, gunakan jabatannya. Yang punya bisnis, perjuangkan lewat bisnisnya. Yang memiliki media, lawan lewat pemberitaan,” tegas Nurjanah
Sementara itu, Heru Hartanto Subolo dari Kementerian Luar Negeri RI mengatakan, dukungan Indonesia terhadap Palestina merupakan amanat konstitusi dan panggilan sejarah. “Bagi Indonesia, mendukung Palestina adalah prioritas politik luar negeri. Kami mendorong gencatan senjata permanen, pembukaan blokade, serta pembangunan kembali Gaza," kata Hartanto.
Baca juga: 4 Poin Sikap PKS terhadap Krisis Kemanusiaan di Gaza
Ketua Asia Pasific Women Coalition for Palestine (APWCQP) Nurjanah Hulwani mengatakan, kehadiran peserta dari berbagai latar belakang ini bukan sekadar simbolik, tapi bentuk solidaritas nyata. “Diamnya kita berarti menyetujui genosida. Maka semua harus bergerak! Yang memiliki jabatan, gunakan jabatannya. Yang punya bisnis, perjuangkan lewat bisnisnya. Yang memiliki media, lawan lewat pemberitaan,” tegas Nurjanah
Sementara itu, Heru Hartanto Subolo dari Kementerian Luar Negeri RI mengatakan, dukungan Indonesia terhadap Palestina merupakan amanat konstitusi dan panggilan sejarah. “Bagi Indonesia, mendukung Palestina adalah prioritas politik luar negeri. Kami mendorong gencatan senjata permanen, pembukaan blokade, serta pembangunan kembali Gaza," kata Hartanto.
Baca juga: 4 Poin Sikap PKS terhadap Krisis Kemanusiaan di Gaza
65 Persen Korban Genosida di Gaza adalah Perempuan dan Anak-anak
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, posisi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina bersifat konstitusional dan tidak dapat diganggu gugat.Lihat Juga :