PM China Li Qiang Sampaikan Salam Hangat Xi Jinping ke Presiden Prabowo
Minggu, 25 Mei 2025 - 11:58 WIB
loading...
Perdana Menteri (PM) China Li Qiang menyampaikan salam dari Presiden China Xi Jinping saat bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Perdana Menteri (PM) China Li Qiang menyampaikan salam dari Presiden China Xi Jinping saat bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.
"Saya ingin menyampaikan salam hangat dan harapan terbaik dari Presiden Xi Jinping kepada Yang Mulia Presiden," kata PM Li Qiang kepada Prabowo, Minggu (25/5/2025).
Li Qiang juga menyambut gembira undangan kenegaraan dari Presiden Prabowo. Apalagi, hubungan diplomatik China dan Indonesia telah terjalin selama 75 tahun
"Saya sangat senang dapat melakukan kunjungan resmi ke Indonesia atas undangan Anda, pada kesempatan peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara China dan Indonesia," katanya.
Baca juga: Prabowo: Indonesia-China Bisa Jadi Tonggak Stabilitas dan Kemakmuran Asia
Li Qiang mengatakan selama kunjungan Presiden Prabowo ke China pada November 2025 lalu, telah tercapai sejumlah konsensus penting tentang pembangunan komunitas China-Indonesia.
"Dengan masa depan bersama yang memiliki pengaruh regional dan global, yang telah membawa hubungan kedua negara kita ke tingkat sejarah baru dan membuka prospek luas bagi kerja sama bilateral kita," ujar Li Qiang.
Baca juga: Terima Kunjungan PM China, Prabowo: Menandai 75 Tahun Hubungan Diplomatik
"Tujuan kunjungan saya kali ini adalah untuk membahas kerja sama dengan pihak Indonesia di berbagai bidang terkait," paparnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo mengucapkan terhormat atas kedatangan PM Li Qiang ke Indonesia. "Saya ucapkan selamat datang di Jakarta Ibukota Indonesia. Dan saya ingin sekali lagi menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikana kepada kami menerima kunjungan yang mulia di Istana Merdeka," ucapnya.
Prabowo mengatakan kunjungan ini sangat penting bagia Indonesia dan menegaskan persahabatan yang baik erat antara China dan Indonesia. Prabowo mengatakan, Indonesia dan China memiliki sejarah panjang. Bahkan, kini menjadi mitra hubungan strategik yang komprehensif khususnya bidang ekonomi.
"Kita, dua negara, kita masing masing memiliki sejarah yang panjang dan sekarang ini kita telah menjadi mitra yang memiliki hubungan strategik yang komprehensif," paparnya.
"Saya ingin menyampaikan salam hangat dan harapan terbaik dari Presiden Xi Jinping kepada Yang Mulia Presiden," kata PM Li Qiang kepada Prabowo, Minggu (25/5/2025).
Li Qiang juga menyambut gembira undangan kenegaraan dari Presiden Prabowo. Apalagi, hubungan diplomatik China dan Indonesia telah terjalin selama 75 tahun
"Saya sangat senang dapat melakukan kunjungan resmi ke Indonesia atas undangan Anda, pada kesempatan peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara China dan Indonesia," katanya.
Baca juga: Prabowo: Indonesia-China Bisa Jadi Tonggak Stabilitas dan Kemakmuran Asia
Li Qiang mengatakan selama kunjungan Presiden Prabowo ke China pada November 2025 lalu, telah tercapai sejumlah konsensus penting tentang pembangunan komunitas China-Indonesia.
"Dengan masa depan bersama yang memiliki pengaruh regional dan global, yang telah membawa hubungan kedua negara kita ke tingkat sejarah baru dan membuka prospek luas bagi kerja sama bilateral kita," ujar Li Qiang.
Baca juga: Terima Kunjungan PM China, Prabowo: Menandai 75 Tahun Hubungan Diplomatik
"Tujuan kunjungan saya kali ini adalah untuk membahas kerja sama dengan pihak Indonesia di berbagai bidang terkait," paparnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo mengucapkan terhormat atas kedatangan PM Li Qiang ke Indonesia. "Saya ucapkan selamat datang di Jakarta Ibukota Indonesia. Dan saya ingin sekali lagi menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikana kepada kami menerima kunjungan yang mulia di Istana Merdeka," ucapnya.
Prabowo mengatakan kunjungan ini sangat penting bagia Indonesia dan menegaskan persahabatan yang baik erat antara China dan Indonesia. Prabowo mengatakan, Indonesia dan China memiliki sejarah panjang. Bahkan, kini menjadi mitra hubungan strategik yang komprehensif khususnya bidang ekonomi.
"Kita, dua negara, kita masing masing memiliki sejarah yang panjang dan sekarang ini kita telah menjadi mitra yang memiliki hubungan strategik yang komprehensif," paparnya.
(cip)
Lihat Juga :