Bareskrim: Benar Bapak Insinyur Joko Widodo Kuliah di Fakultas Kehutanan UGM
Kamis, 22 Mei 2025 - 14:29 WIB
loading...
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan, Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjalani perkuliahan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal ( Bareskrim ) Polri menyatakan, Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) telah menjalani perkuliahan di Universitas Gadjah Mada ( UGM ). Hal itu dilandasi dengan sejumlah alat bukti.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat memaparkan hasil penyelidikan aduan ijazah palsu oleh Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana.
"Penyelidik mendapatkan fakta bahwa benar Bapak Insinyur Joko Widodo melaksanakan perkuliahan di Fakultas Kehutanan UGM," kata Djuhandhani saat jumpa pers di kantornya, Kamis (22/5/2025).
![Bareskrim: Benar Bapak Insinyur Joko Widodo Kuliah di Fakultas Kehutanan UGM]()
Baca juga: Meski Mengaku Memegang Ijazah Aslinya, Jokowi Enggan Menunjukkan ke Wartawan
Ia mengatakan, fakta itu didapat dari hasil uji laboratorium forensik (labfor) hasil studi atas nama Jokowi, hingga bukti pembayaran SPP Semester 2 tahun ajaran 1981/1982.
“Adanya tanda penyetoran SPP semester 2 tahun ajaran 81/82 atas nama Joko Widodo dan dinyatakan oleh Puslabfor diuji secara laboratoris dinyatakan stempel adalah identik dan sama dengan pembanding," katanya.
"Adanya surat permohonan izin atau registrasi semester 2 tahun ajaran 81/82 atas nama Joko Widodo pada tanggal 12 Januari 1982 yang telah diuji secara laboratoris oleh Puslabfor dan dinyatakan stempel adalah identik dan sama dengan pembanding," imbuh Djuhandhani.
Sebelumnya, kubu Jokowi menyambangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2025). Kedatangan mereka ingin menyerahkan ijazah asli milik Jokowi.
"Agenda hari ini, kita memenuhi permintaan dari pihak Bareskrim untuk menghadirkan dan membawa sejumlah dokumen, termasuk ijazah asli dari Pak Jokowi," kata Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan.
Ia menjelaskan mengapa Jokowi tak hadir. Menurutnya, tim penyidik hanya memerlukan ijazah Presiden ke-7 RI tersebut. "Memang hanya permintaan untuk dokumen dan kami kan kuasannya. Jadi, sebenarnya kami yang nanti akan memberikan kepada pihak Bareskrim," ucapnya.
Adik Ipar Jokowi, Wahyudi Andrianto, berharap kasus ini secepat mungkin selesai. "Ya cepet selesai ini. Capet gamblang gitu ya," kata Wahyu.
Dia menegaskan, kedatangannya ke Bareskrim Polri karena dipercaya Jokowi untuk menyerahkan ijazahnya kepada tim penyidik. "Ya kami dipercaya Pak Jokowi untuk diutus membawa dokumen ijazah, membawa dokumen ijazah untuk menyerahkan di Bareskrim ini. Jadi sementara hanya diperintahkan seperti itu aja," ucapnya.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat memaparkan hasil penyelidikan aduan ijazah palsu oleh Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana.
"Penyelidik mendapatkan fakta bahwa benar Bapak Insinyur Joko Widodo melaksanakan perkuliahan di Fakultas Kehutanan UGM," kata Djuhandhani saat jumpa pers di kantornya, Kamis (22/5/2025).
.jpg)
Baca juga: Meski Mengaku Memegang Ijazah Aslinya, Jokowi Enggan Menunjukkan ke Wartawan
Ia mengatakan, fakta itu didapat dari hasil uji laboratorium forensik (labfor) hasil studi atas nama Jokowi, hingga bukti pembayaran SPP Semester 2 tahun ajaran 1981/1982.
“Adanya tanda penyetoran SPP semester 2 tahun ajaran 81/82 atas nama Joko Widodo dan dinyatakan oleh Puslabfor diuji secara laboratoris dinyatakan stempel adalah identik dan sama dengan pembanding," katanya.
"Adanya surat permohonan izin atau registrasi semester 2 tahun ajaran 81/82 atas nama Joko Widodo pada tanggal 12 Januari 1982 yang telah diuji secara laboratoris oleh Puslabfor dan dinyatakan stempel adalah identik dan sama dengan pembanding," imbuh Djuhandhani.
Sebelumnya, kubu Jokowi menyambangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2025). Kedatangan mereka ingin menyerahkan ijazah asli milik Jokowi.
"Agenda hari ini, kita memenuhi permintaan dari pihak Bareskrim untuk menghadirkan dan membawa sejumlah dokumen, termasuk ijazah asli dari Pak Jokowi," kata Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan.
Ia menjelaskan mengapa Jokowi tak hadir. Menurutnya, tim penyidik hanya memerlukan ijazah Presiden ke-7 RI tersebut. "Memang hanya permintaan untuk dokumen dan kami kan kuasannya. Jadi, sebenarnya kami yang nanti akan memberikan kepada pihak Bareskrim," ucapnya.
Adik Ipar Jokowi, Wahyudi Andrianto, berharap kasus ini secepat mungkin selesai. "Ya cepet selesai ini. Capet gamblang gitu ya," kata Wahyu.
Dia menegaskan, kedatangannya ke Bareskrim Polri karena dipercaya Jokowi untuk menyerahkan ijazahnya kepada tim penyidik. "Ya kami dipercaya Pak Jokowi untuk diutus membawa dokumen ijazah, membawa dokumen ijazah untuk menyerahkan di Bareskrim ini. Jadi sementara hanya diperintahkan seperti itu aja," ucapnya.
(rca)
Lihat Juga :