Kementrans-Pandutani Indonesia Bersinergi Akselerasi Program Transformasi Transmigrasi

Rabu, 21 Mei 2025 - 22:31 WIB
loading...
Kementrans-Pandutani...
Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Pandutani Indonesia (Patani) menjalin sinergi untuk mengakselerasi perekonomian kawasan transmigrasi di Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Pandutani Indonesia (Patani) menjalin sinergi untuk mengakselerasi perekonomian kawasan transmigrasi di Indonesia. Kerja sama ini terjalin menyusul ditandatanganinya nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU) di Kantor Kementrans, Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2025).

Penandatanganan MoU tentang Sinergi Program Transformasi Transmigrasi Dalam Mendukung Kemandirian Pangan dan Energi itu disaksikan langsung Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanegara.

Baca juga: Kementrans Siap Kontribusi Nyata di Program Makan Bergizi Gratis Prabowo

MoU ditandatangani Ketua Umum Pandutani, Sarjan Tahir dan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementrans Sigit Mustofa Nurudin.

Dalam acara tersebut, dari pihak Kementrans juga hadir Danton Ginting Munthe (Sekretaris Jenderal Kementrans), Raden Muhammad Zulkipli (Tenaga Ahli), serta para direktur di Lingkungan Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi.



Ruang lingkup MoU yakni pertukaran dan pemanfaatan dan/atau informasi dalam mendukung program transformasi transmigrasi. Lalu, penyelenggaraan kegiatan koordinatif dan sosialisasi skala lokal dalam mendukung program transformasi transmigrasi serta dukungan komunikasi publik dan penguatan partisipasi masyarakat secara berkeadilan.

Kemudian dukungan percepatan pembangunan dan pengembangan program transformasi transmigrasi meliputi kegiatan pertanian, perindustrian, dan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan. Terakhir, kegiatan lain yang disepakati para pihak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga: Prabowo Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan

"Sejak awal berdiri pada 17 Agustus 2008, Pandutani Indonesia ini memang fokus pada pemberdayaan petani, nelayan dan para pelaku UMKM. Bagaimana caranya memerdekakan petani, hingga ekonominya maju dan sejahtera. Pandutani juga berupaya menghadirkan pertanian berkelanjutan, salah satunya penanganan emisi karbon yang bisa diterapkan di kawasan transmigrasi," ujar Ketua Umum Pandutani Indonesia, Sarjan Tahir.

Setali tiga uang, Mentrans M Iftitah Sulaiman Suryanegara juga sepakat bahwa petani harus merdeka. Untuk itulah, kata Iftitah, program transmigrasi harus bertransformasi, tidak hanya sebatas memindahkan penduduk dari satu daerah ke daerah lainnya di Indonesia.

"Dalam konteks program transformasi transmigrasi warga transmigran untuk berkolaborasi dengan para stakeholders, tidak lagi bergantung sepenuhnya dengan pembiayaan dari pemerintah," ujar Iftitah dalam sambutannya.

"Kita minta Pandutani untuk membantu menyiapkan para transmigran, bagaimana nantinya bersama membangun kawasan ekonomi yang terintegrasi. Warga trasmigran bisa mandiri, lebih berkarakter dan bertanggungjawab," sambung Iftitah.

Dalam kesempatan tersebut, Iftitah juga sempat menyinggung program Transmigran Patriot yang saat ini tengah dimatangkan konsepnya oleh Kementrans bersama pihak terkait lainnya.

"Program ini bertujuan melibatkan generasi muda untuk mengelola dan mengembangkan kawasan transmigrasi.Program ini tidak hanya menyasar anak-anak warga transmigran, tetapi juga yang memiliki semangat bela negara untuk membangun Indonesia," tuturnya.

“Sebelum kami siapkan mentalnya, intelektualnya, dan fisiknya melalui Program Beasiswa Patriot, anak-anak muda akan kami seleksi dahulu. Seperti yang memiliki karakter patriot, yakni orang-orang yang berani dan rela berkorban untuk bangsa dan negara,” ucap Iftitah.

Diketahui, Kementrans dan LPDP berencana meluncurkan Program Beasiswa Patriot pada 2025 sebagai bagian dari Program Transmigrasi Patriot. Program ini ditujukan untuk generasi muda dengan minat di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

Setelah lulus seleksi, penerima Beasiswa Patriot menjalani pendidikan dasar militer selama 1,5 bulan dan pelatihan sebagai tentara cadangan. Setelah itu, ditempatkan di kawasan transmigrasi selama 3 bulan untuk tinggal bersama keluarga asuh.

Beasiswa ini mencakup jenjang S1, S2, dan S3 di bidang STEM, dengan pilihan universitas ternama atau kursus singkat. Setelah selesai studi, peserta ditempatkan kembali di kawasan transmigrasi selama 10 tahun, dengan sanksi jika melarikan diri.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Dipastikan Mampu Hadapi Gejolak Ekonomi
Puji Polri, Prabowo:...
Puji Polri, Prabowo: Kalian Sering Dicaci Maki tapi Tak Pantang Menyerah
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Produksi Beras Naik...
Produksi Beras Naik Sebentar
MBG Dinilai Jadi Motor...
MBG Dinilai Jadi Motor Ekonomi Lokal dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
Gerakan Musyawarah Revitalisasi...
Gerakan Musyawarah Revitalisasi Pangan Lokal Digagas di Cinere
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Berita Terkini
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved