5 Fakta Jabatan Letjen Kunto Arief Wibowo, Tetap Jadi Pangkogabwilhan I

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:01 WIB
loading...
5 Fakta Jabatan Letjen...
Letjen TNI Kunto Arief Wibowo. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Letjen TNI Kunto Arief Wibowo merupakan salah seorang Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD). Melihat latar belakangnya, ia merupakan putra mantan Panglima TNI yang juga Wapres ke-6 RI Try Sutrisno .

Selama beberapa waktu terakhir, Letjen Kunto Arief sempat menjadi perhatian banyak orang. Hal ini berkaitan dengan adanya pembatalan mutasi untuk dirinya yang dianggap kurang lazim dari sisi proses.

Fakta Terbaru Jabatan Letjen Kunto Arief Wibowo

1. Tetap Menjadi Pangkogabwilhan I


Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menetapkan kembali jabatan Letjen Kunto Arief Wibowo yang sebelumnya direncanakan untuk mengisi jabatan Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Bersama penyesuaian ini, artinya Kunto tetap menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I.

Mengutip keterangan dari laman resmi TNI, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturi mengungkap perubahan mutasi tersebut dilakukan setelah melalui pertimbangan matang.

Baca Juga: Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Batal Dimutasi, Putra Try Sutrisno Itu Tetap Jadi Pangkogabwilhan I

Kristomei menambah, seluruh proses mutasi jabatan di lingkungan TNI murni berdasarkan kebutuhan organisasi, Tour of duty/tour of area, dan telah melalui mekanisme sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti). Intinya, semua keputusan dilakukan secara profesional.

2. Apa itu Jabatan Pangkogabwilhan I?


Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019 tentang pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan TNI dan Peningkatan Status 23 Komando Resor Militer dari Tipe B menjadi Tipe A. Fungsi dan peran Kogabwilhan adalah mengintegrasikan berbagai pangkalan TNI yang ada di seluruh Indonesia.

Kemudian, Kogabwilhan sendiri dibagi menjadi 3, yakni Kogabwilhan I, yang berkedudukan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Kogabwilhan II berkedudukan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur; dan Kogabwilhan III di Timika, Papua Tengah. Masing-masing memiliki teritori berbeda-beda dari mulai darat, laut, dan udara.

Kogabwilhan dipimpin seorang panglima yang merupakan perwira tinggi (pati) TNI bintang 3. Nah, Letjen Kunto Arief Wibowo kini menjabat sebagai Pangkogabwilhan I . Jabatan tersebut diembannya sejak 7 Januari 2025.

3. Letjen Kunto Arief Awalnya Digeser Jadi Stafsus KSAD


Awalnya, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo masuk daftar mutasi yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025. Pada ketentuannya, Kunto dimutasi dari jabatan Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus KSAD.

Baca Juga: Mutasi TNI, Letjen Kunto Arief Wibowo Putra Try Sutrisno Jadi Staf Khusus KSAD

Namun, berselang sehari, TNI mengeluarkan salinan perubahan terkait daftar perwira yang dimutasi. Salah satu di antaranya menghilangkan nama Letjen TNI Kunto Arief, sehingga ia tetap menjabat Pangkogabwilhan I.

"Dengan demikian, Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025 telah diadakan perubahan," tulis salinan perubahan mutasi TNI yang dikutip, Selasa (20/5).

4. Sempat Jadi Polemik


Menyusul dianulirnya keputusan mutasi Letjen Kunto Arief, sebagian pihak menganggapnya sebagai hal yang tidak biasa. Di antaranya bahkan mengaitkannya dengan sikap ayah Letjen Kunto, yakni Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno yang disebut mendukung pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdasarkan petisi dari Forum Purnawirawan TNI.

Baca Juga: Amien Rais Sebut Letjen Kunto Sangat Layak Dijadikan Capres 2029

Selain kalangan pengamat, sorotan juga muncul di berbagai platform media sosial. Warganet saling menebar berspekulasi mengenai motif di balik pembatalan mutasi tersebut.

5. Kapuspen TNI Klarifikasi


Menyusul ramainya perbincangan mengenai pembatalan mutasi Letjen Kunto Arief, TNI akhirnya membuat klarifikasi. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa perubahan mutasi dilakukan setelah melalui pertimbangan matang.

"Dari alur rangkaian yang mengikuti mutasi Letjen Kunto ternyata belum seluruhnya dapat bergeser saat ini. Dengan pertimbangan adanya tugas tugas yang masih harus diselesaikan oleh pejabat saat ini dan perkembangan situasi. Oleh karena itu, diputuskan untuk menunda atau meralat perubahan tersebut," ujar Kristomei.



Kemudian, Kristomei juga membantah pembatalan mutasi ini berkaitan sikap mantan Wakil Presiden Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno yang mendukung pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan bahwa revisi mutasi itu murni kepentingan organisasi.

"Jadi bukan karena 'oh kemarin orang tuanya Pak Kunto', tidak. Tidak ada kaitannya dengan itu. Beliau (Try Sutrisno) purnawirawan. Tidak terkait dengan TNI aktif saat ini," katanya.

Demikian ulasan mengenai fakta terbaru Letjen Kunto Arief Wibowo yang tetap menjadi Pangkogabwilhan I.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved