Jelang Muktamar PPP, Nama Sandiaga Uno Hingga Gus Yasin Masuk Bursa Caketum

Rabu, 14 Mei 2025 - 07:25 WIB
loading...
Jelang Muktamar PPP,...
Jelang Muktamar PPP, Sandiaga Salahudin Uno hingga Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin masuk dalam bursa calon ketua umum. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menggelar pemilihan ketua umun melalui forum muktamar dalam waktu dekat. Sejumlah kader internal seperti, Sandiaga Salahudin Uno hingga Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin masuk dalam bursa calon ketua umum (Caketum).

Juru Bicara PPP Usman M Tokan mengatakan, sudah merencanakan akan menggelar muktamar usai peringatan Iduladha 1446 H dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah daerah. Sedianya, pelaksanaan Muktamar PPP bakal digelar antara Agustus atau September 2025.

"Setelah rapat pengurus harian DPP PPP terakhir di kantor, DPP telah memutuskan untuk pelaksanaan Muktamar PPP setelah menghadapi Hari Raya Iduladha dan pilkada ulang di beberapa daerah sehingga diputuskan antara Agustus - September," kata Usman, Rabu (14/5/2025).

Baca juga: Waketum PPP Sangkal Aturan Tidak Ada Muscablub dan Muswilub Jelang Muktamar

Usman menyatakan, DPP PPP tak memiliki niatan untuk menunda muktamar. Kendati masih beberapa bulan lagi, kata Usman masih ada waktu bagi figur yang hendak maju menjadi ketua umum untuk mempersiapkan diri dan merebut hati pemilik suara di muktamar.

Usman mengaku, telah menerima masukan sejumlah nama kader internal yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PPP. Salah satunya, mantan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno hingga Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

"Saat ini nama nama itu bermunculan. Kalau dari kalangan internal ada Bapak Muhamad Mardiono, ⁠Muhamad Romahurmuziy, ⁠Sandiaga Salahudin Uno, ⁠Amir Uskara dan ⁠Taj Yasin Maimoen. Pak Suharso Monoarfa juga punya peluang yang sama kalau beliau bersedia maju kembali," pungkasnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Rekomendasi
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved