2 Letjen Baru di TNI AD, Nomor 1 Mantan Pangdam Udayana
loading...

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan ucapan selamat kepada Perwira Tinggi (Pati) TNI AD yang naik pangkat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ada dua letnan jenderal ( letjen ) baru di Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD). Salah satunya pernah menjabat Panglima Kodam (Pangdam) Udayana.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI AD di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2025).
Maruli menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini tidak hanya bentuk apresiasi, melainkan juga amanah besar yang mengandung tanggung jawab untuk dijadikan momentum dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kontribusi nyata di setiap medan pengabdian. "Bersamaan dengan kenaikan pangkat maka di balik kebanggaan kita terdapat tanggung jawab yang lebih besar," ujar Maruli.
Maruli juga menekankan bahwa saat ini TNI AD telah mengemban berbagai peran lintas sektor. Oleh karena itu, para Pati TNI AD diharapkan mampu menunjukkan komitmen serta membangun sinergi dengan instansi pemerintah dan masyarakat guna mendukung program-program pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita.
Baca Juga: 22 Pati TNI AD Naik Pangkat, Berikut Ini Nama-namanya
Menutup sambutannya, Maruli berharap seluruh perwira yang menerima kenaikan pangkat berani menciptakan ide dan inovasi yang berdampak pada percepatan kemajuan TNI AD, sekaligus mendukung kesuksesan program pemerintah.
Berikut ini dua letjen baru di TNI AD:
Sebelumnya, Zamroni menjabat Pangdam IX/Udayana pada Juli 2024. Pengangkatannya tertuang dalam dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/851/VII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI ditetapkan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 24 Juli 2024. Kala itu, dia menggantikan Mayjen TNI Bambang Trisnohadi.
Zamroni yang lahir di Jambi pada 15 Juli 1968 ini pernah dipercaya menduduki beberapa posisi strategis. Di antaranya seperti Danrem 072/Pamungkas (2018), Kasdam II/Sriwijaya (2020), Widyaiswara Bidang Nik Akmil (2021), hingga Perwira Staf Ahli Tingkat (Pa Sahli Tk) III KSAD Bidang Komsos (2023).
Dia juga pernah menjadi Setmilpres Kemsetneg (2012) dan Ajudan Wapres Boediono (2012). Lalu, pernah pula menjadi Danrem 052/Wijayakrama (2014), Dirbinter Pusterad (2017), hingga Dankorsis Seskoad (2017).
Dia semakin dikenal saat ditunjuk menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) TNI Angkatan Darat (AD) menggantikan Mayjen Yanuar Adil. Jabatan ini didapat berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/779/VII/2023 tanggal 17 Juli 2023. Zamroni menjadi Danpussenkav selama periode Agustus 2023 sampai Juli 2024.
Berbagai jabatan pernah diduduki tentara kelahiran Pasuruan, 18 Januari 1970 ini, seperti Dansat 81 Kopassus (2012-2014), Sahli Danjen Kopassus (2014-2015), Pamen Denma Mabesad (2015-2016), dan Kasrem 174/Anim Ti Waninggap (2016-2017).
Dia juga pernah dipercaya mengendalikan teritorial ketika diangkat menjadi Danrem 081/Dhirotsaha Jaya (2017-2018), kemudian dipindah menjadi Irdam I/Bukit Barisan (2018-2020). Pada 2020, Sidharta pecah bintang atau meraih pangkat brigadir jenderal (brigjen) saat ditunjuk menjadi Danrem 051/Wijayakarta. Tak lama kemudian, dia dimutasi menjadi Kasdam XVII/Cenderawasih (2021-2023).
Pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI atau jenderal bintang 2 diraihnya ketika diangkat menjadi Gubernur Akmil pada 2023. Tak lama kemudian, penyandang penghargaan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya itu dimutasi menjadi Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN) pada 2024.
Dia kemudian dimutasi menjadi Staf Khusus KSAD. Selanjutnya, Wisnu ditunjuk Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjadi Danjen Akademi TNI pada mutasi TNI 14 Maret 2025.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI AD di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2025).
Maruli menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini tidak hanya bentuk apresiasi, melainkan juga amanah besar yang mengandung tanggung jawab untuk dijadikan momentum dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kontribusi nyata di setiap medan pengabdian. "Bersamaan dengan kenaikan pangkat maka di balik kebanggaan kita terdapat tanggung jawab yang lebih besar," ujar Maruli.
Maruli juga menekankan bahwa saat ini TNI AD telah mengemban berbagai peran lintas sektor. Oleh karena itu, para Pati TNI AD diharapkan mampu menunjukkan komitmen serta membangun sinergi dengan instansi pemerintah dan masyarakat guna mendukung program-program pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita.
Baca Juga: 22 Pati TNI AD Naik Pangkat, Berikut Ini Nama-namanya
Menutup sambutannya, Maruli berharap seluruh perwira yang menerima kenaikan pangkat berani menciptakan ide dan inovasi yang berdampak pada percepatan kemajuan TNI AD, sekaligus mendukung kesuksesan program pemerintah.
Dua Letjen Baru di TNI AD
Dalam acara itu, ada 22 Pati TNI AD yang mendapat kenaikan pangkat. Dua di antaranya naik pangkat dari mayjen menjadi letjen. Diketahui, letjen adalah pangkat perwira tinggi satu tingkat di bawah jenderal dan satu tingkat di atas mayjen.Berikut ini dua letjen baru di TNI AD:
1. Letjen TNI Muhammad Zamroni
Dia adalah lulusan Akmil 1990 Kecabangan Kavaleri. Sejak 2 Mei 2025, dia mengemban amanat sebagai Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Koorsahli Kasad).Sebelumnya, Zamroni menjabat Pangdam IX/Udayana pada Juli 2024. Pengangkatannya tertuang dalam dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/851/VII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI ditetapkan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 24 Juli 2024. Kala itu, dia menggantikan Mayjen TNI Bambang Trisnohadi.
Zamroni yang lahir di Jambi pada 15 Juli 1968 ini pernah dipercaya menduduki beberapa posisi strategis. Di antaranya seperti Danrem 072/Pamungkas (2018), Kasdam II/Sriwijaya (2020), Widyaiswara Bidang Nik Akmil (2021), hingga Perwira Staf Ahli Tingkat (Pa Sahli Tk) III KSAD Bidang Komsos (2023).
Dia juga pernah menjadi Setmilpres Kemsetneg (2012) dan Ajudan Wapres Boediono (2012). Lalu, pernah pula menjadi Danrem 052/Wijayakrama (2014), Dirbinter Pusterad (2017), hingga Dankorsis Seskoad (2017).
Dia semakin dikenal saat ditunjuk menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) TNI Angkatan Darat (AD) menggantikan Mayjen Yanuar Adil. Jabatan ini didapat berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/779/VII/2023 tanggal 17 Juli 2023. Zamroni menjadi Danpussenkav selama periode Agustus 2023 sampai Juli 2024.
2. Letjen TNI R Sidharta Wisnu Graha
Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991 dari Kecabangan Infanteri (Kopassus) ini dipercaya menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/333/III/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ditandatangani pada 14 Maret 2025.Berbagai jabatan pernah diduduki tentara kelahiran Pasuruan, 18 Januari 1970 ini, seperti Dansat 81 Kopassus (2012-2014), Sahli Danjen Kopassus (2014-2015), Pamen Denma Mabesad (2015-2016), dan Kasrem 174/Anim Ti Waninggap (2016-2017).
Dia juga pernah dipercaya mengendalikan teritorial ketika diangkat menjadi Danrem 081/Dhirotsaha Jaya (2017-2018), kemudian dipindah menjadi Irdam I/Bukit Barisan (2018-2020). Pada 2020, Sidharta pecah bintang atau meraih pangkat brigadir jenderal (brigjen) saat ditunjuk menjadi Danrem 051/Wijayakarta. Tak lama kemudian, dia dimutasi menjadi Kasdam XVII/Cenderawasih (2021-2023).
Pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI atau jenderal bintang 2 diraihnya ketika diangkat menjadi Gubernur Akmil pada 2023. Tak lama kemudian, penyandang penghargaan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya itu dimutasi menjadi Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN) pada 2024.
Dia kemudian dimutasi menjadi Staf Khusus KSAD. Selanjutnya, Wisnu ditunjuk Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjadi Danjen Akademi TNI pada mutasi TNI 14 Maret 2025.
(zik)
Lihat Juga :