4 Jenderal TNI Bikin Parpol, Dua di Antaranya Jadi Presiden
Sabtu, 10 Mei 2025 - 16:14 WIB
loading...
A
A
A
Pada akhirnya, Wiranto diusung menjadi capres dari Golkar bersama Salahuddin Wahid. Namun, pasangan ini kalah suara pada putaran pertama.
Beberapa waktu berlalu, Wiranto merintis partai sendiri bersama sejumlah tokoh lain pada November 2006. Ia menamainya sebagai Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah Presiden ke-6 RI. Ia menjabat dua periode, terhitung sejak 2004 hingga 2014.
Sebelum itu, SBY lebih dulu berkarier di militer. Di TNI, ia juga banyak menempati jabatan strategis hingga pensiun.
Baca Juga: Jejak 4 Jenderal TNI di Pilpres, SBY Menang 2 Kali
Purnatugas di militer, SBY kemudian menjajaki politik. Puncaknya, ayah dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini mendirikan Partai Demokrat pada 9 September 2001.
Sebelum terpilih menjadi Presiden pada Pilpres 2024 lalu, Prabowo sudah dikenal luas dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Partai tersebut didirikan pada 6 Februari 2008 setelah dirinya hengkang dari Partai Golkar.
Beberapa waktu berlalu, Wiranto merintis partai sendiri bersama sejumlah tokoh lain pada November 2006. Ia menamainya sebagai Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
3. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah Presiden ke-6 RI. Ia menjabat dua periode, terhitung sejak 2004 hingga 2014.
Sebelum itu, SBY lebih dulu berkarier di militer. Di TNI, ia juga banyak menempati jabatan strategis hingga pensiun.
Baca Juga: Jejak 4 Jenderal TNI di Pilpres, SBY Menang 2 Kali
Purnatugas di militer, SBY kemudian menjajaki politik. Puncaknya, ayah dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini mendirikan Partai Demokrat pada 9 September 2001.
4. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Prabowo Subianto
Lanjut, ada Prabowo Subianto . Kini, ia menjabat sebagai Presiden ke-8 RI.Sebelum terpilih menjadi Presiden pada Pilpres 2024 lalu, Prabowo sudah dikenal luas dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Partai tersebut didirikan pada 6 Februari 2008 setelah dirinya hengkang dari Partai Golkar.
Lihat Juga :