Wacana Barak Militer Jadi Program Nasional, Sosiolog: Mencerminkan Krisis Sistem Pendidikan
Jum'at, 09 Mei 2025 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan temuan tersebut, kurikulum perbaikan akhlak dapat disesuaikan, bukan dengan pendekatan yang terfokus pada indoktrinasi semata. Dengan demikian, pendidikan yang diberikan akan lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak dan dapat lebih efektif dalam membentuk karakter mereka.
“Pendidikan moral dan karakter harus kembali ke ranah lembaga pendidikan yang memang memiliki kompetensi dalam bidang tersebut, dan kita harus memperkuat kembali peran keluarga sebagai pusat pendidikan moral pertama bagi anak-anak, penting untuk memastikan bahwa paradigma militeristik dalam pendidikan ini tidak berkembang sebelum teruji secara ilmiah dan sosial. Jangan sampai kebijakan semacam ini justru merugikan dan memperburuk kondisi anak-anak yang seharusnya mendapatkan pendidikan yang lebih holistik dan berbasis pada pemahaman terhadap latar belakang mereka,” ucapnya.
“Pendidikan moral dan karakter harus kembali ke ranah lembaga pendidikan yang memang memiliki kompetensi dalam bidang tersebut, dan kita harus memperkuat kembali peran keluarga sebagai pusat pendidikan moral pertama bagi anak-anak, penting untuk memastikan bahwa paradigma militeristik dalam pendidikan ini tidak berkembang sebelum teruji secara ilmiah dan sosial. Jangan sampai kebijakan semacam ini justru merugikan dan memperburuk kondisi anak-anak yang seharusnya mendapatkan pendidikan yang lebih holistik dan berbasis pada pemahaman terhadap latar belakang mereka,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :