TBC Penyakit Menular Nomor 1 di Indonesia, 100.000 Orang Meninggal per Tahun
Kamis, 08 Mei 2025 - 19:36 WIB
loading...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/5/2025). FOTO/BINTI MUFARIDA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, Tuberkulosis (TBC) saat ini menjadi penyakit menular paling mematikan di Indonesia. Jumlah kematian akibat TBC mencapai lebih dari 100.000 orang setiap tahun.
"TBC itu sekarang adalah penyakit menular pembunuh nomor 1 di Indonesia. Lebih dari 100.000 orang meninggal setiap tahun. Ini lebih banyak dari COVID kalau dijumlah dalam 5 tahun terakhir," kata Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Dia menyoroti pentingnya pengembangan vaksin sebagai langkah strategis dalam penanggulangan TBC, sebagaimana yang telah terbukti efektif pada pandemi COVID-19. "COVID berhenti karena apa? Karena vaksin. Jadi vaksin itu sangat dibutuhkan untuk bisa mengurangi penyakit menular," katanya.
Menurut Budi Gunadi, hingga saat ini belum ada vaksin TBC yang tersedia secara luas karena penyakit ini banyak terjadi di negara berkembang. Namun, harapan baru muncul lewat pendanaan dari Gates Foundation yang mendukung pengembangan vaksin TBC untuk negara-negara di Amerika Latin, Asia, dan Afrika, termasuk Indonesia.
"TBC itu sekarang adalah penyakit menular pembunuh nomor 1 di Indonesia. Lebih dari 100.000 orang meninggal setiap tahun. Ini lebih banyak dari COVID kalau dijumlah dalam 5 tahun terakhir," kata Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Dia menyoroti pentingnya pengembangan vaksin sebagai langkah strategis dalam penanggulangan TBC, sebagaimana yang telah terbukti efektif pada pandemi COVID-19. "COVID berhenti karena apa? Karena vaksin. Jadi vaksin itu sangat dibutuhkan untuk bisa mengurangi penyakit menular," katanya.
Menurut Budi Gunadi, hingga saat ini belum ada vaksin TBC yang tersedia secara luas karena penyakit ini banyak terjadi di negara berkembang. Namun, harapan baru muncul lewat pendanaan dari Gates Foundation yang mendukung pengembangan vaksin TBC untuk negara-negara di Amerika Latin, Asia, dan Afrika, termasuk Indonesia.
Lihat Juga :