Prabowo Buka Pintu Temui Forum Purnawirawan TNI yang Desak Pemakzulan Gibran
Selasa, 06 Mei 2025 - 06:21 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu menilai aspirasi yang disampaikan tidak mewakilkan Forum Purnawirawan TNI resmi. Sebab, wadah organisasi forum purnawirawan seperti Pepabri, PPAD, PPAL, dan PPAU tidak menyampaikan aspirasi yang sama.
"(Aspirasi) mengatakan forum purnawirawan (TNI), iya kalau menurut saya. Karena forum purnawirawan itu sendiri tidak menyampaikan seperti itu," katanya.
Untuk diketahui, ratusan purnawirawan perwira TNI menyampaikan delapan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Salah satu aspirasi tersebut ialah mendesak pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: 7 Perwira Tinggi TNI yang Batal Dimutasi, Salah Satunya Putra Try Sutrisno
Beberapa tokoh yang turut menandatangani delapan tuntutan itu adalah Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan. Bahkan dalam dokumen itu, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno juga turut menandatangani selaku pihak yang 'mengetahui'. Secara total, dokumen tersebut ditandatangani oleh 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel.
"(Aspirasi) mengatakan forum purnawirawan (TNI), iya kalau menurut saya. Karena forum purnawirawan itu sendiri tidak menyampaikan seperti itu," katanya.
Untuk diketahui, ratusan purnawirawan perwira TNI menyampaikan delapan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Salah satu aspirasi tersebut ialah mendesak pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: 7 Perwira Tinggi TNI yang Batal Dimutasi, Salah Satunya Putra Try Sutrisno
Beberapa tokoh yang turut menandatangani delapan tuntutan itu adalah Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan. Bahkan dalam dokumen itu, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno juga turut menandatangani selaku pihak yang 'mengetahui'. Secara total, dokumen tersebut ditandatangani oleh 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel.
(abd)
Lihat Juga :