Inovasi AI Diyakini Bisa Bawa Dunia Teknologi Semakin Bermanfaat
Minggu, 27 April 2025 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Keterlibatan WIT.Indonesia dalam Citcom Connext 2025 mencerminkan komitmen perusahaan ini untuk mempercepat adopsi AI di berbagai sektor, termasuk bisnis, regulasi, dan olahraga. Sebagai bagian dari inisiatif ini, tim WIT.Indonesia terlibat dalam percakapan mendalam dengan para ahli AI dan pemikir terkemuka, membantu mendorong kolaborasi lintas industri yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi AI di Indonesia.
WIT.Indonesia menekankan pentingnya menjembatani kesenjangan antara teknologi, akademisi, dan industri. Fokus WIT.Indonesia adalah menciptakan solusi AI yang praktis dan berdampak yang dapat menjawab kebutuhan spesifik pasar Indonesia.
Dengan bergabung dalam misi Citcom untuk menghubungkan pemimpin industri dan inovator, WIT berperan aktif dalam membentuk masa depan AI di Indonesia, memastikan bahwa manfaat teknologi ini dapat diakses oleh semua pihak. Bersama-sama dengan pemerintah, pengusaha, dan masyarakat dari berbagai kalangan, acara Citcom Connext 2025 ini merumuskan bersama arah adaptasi masyarakat merespons perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin kompleks.
Konferensi yang disertai pameran 26 perusahaan teknologi informasi ini bertujuan untuk duduk bersama menentukan arah adopsi AI di Indonesia. Acara tersebut dipandu oleh para pelaku usaha tekologi informasi seperti Irfan Arsandi dari WIT, Jimmy Yo dari Soca AI, Harun Kurnia dari Garuda Infinity dan Ken Ratri Iswari dari Geek Hunter.
Sebagai bagian dari acara ini, Irfan Arsandi, CEO WIT.Indonesia, bersama dengan Jimmy Yogaswara, CEO Soca AI, turut berperan sebagai moderator dalam sesi talk show yang menghadirkan berbagai pembicara terkemuka. Dengan pengalaman mereka di bidang teknologi dan inovasi, Irfan dan Jimmy memimpin diskusi yang mengupas secara mendalam potensi, peluang, serta tantangan AI di Indonesia.
Harun Kurnia dengan latar belakang yang kuat di dunia teknologi dan start up memberikan penekanan kepada pentingnya kolaborasi supaya tercipita inovasi. Ken Ratri Iswari yang berpengalaman di bidang talenta digital menekankan pentingnya sumberdaya manusia yang beradaptasi kepada teknologi digital terutama AI.
Salah satu pembicara utama adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang lebih dikenal sebagai Noe Letto, seorang filsuf, praktisi AI, dan musisi terkenal. Noe Letto, yang juga vokalis band Letto. Ia berbagi pandangannya tentang bagaimana AI menjadi alat yang sangat penting dalam menciptakan perubahan sosial yang positif.
Dengan latar belakang yang unik sebagai musisi dan praktisi AI, Sabrang memberikan wawasan mengenai bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk merubah industri, sambil tetap menjaga aspek-etika yang sangat penting dalam penggunaannya. Selain itu, Connext 2025 juga menghadirkan Adhitia Herawan, CTO dan Sporting Director Persib Bandung.
WIT.Indonesia menekankan pentingnya menjembatani kesenjangan antara teknologi, akademisi, dan industri. Fokus WIT.Indonesia adalah menciptakan solusi AI yang praktis dan berdampak yang dapat menjawab kebutuhan spesifik pasar Indonesia.
Dengan bergabung dalam misi Citcom untuk menghubungkan pemimpin industri dan inovator, WIT berperan aktif dalam membentuk masa depan AI di Indonesia, memastikan bahwa manfaat teknologi ini dapat diakses oleh semua pihak. Bersama-sama dengan pemerintah, pengusaha, dan masyarakat dari berbagai kalangan, acara Citcom Connext 2025 ini merumuskan bersama arah adaptasi masyarakat merespons perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin kompleks.
Konferensi yang disertai pameran 26 perusahaan teknologi informasi ini bertujuan untuk duduk bersama menentukan arah adopsi AI di Indonesia. Acara tersebut dipandu oleh para pelaku usaha tekologi informasi seperti Irfan Arsandi dari WIT, Jimmy Yo dari Soca AI, Harun Kurnia dari Garuda Infinity dan Ken Ratri Iswari dari Geek Hunter.
Sebagai bagian dari acara ini, Irfan Arsandi, CEO WIT.Indonesia, bersama dengan Jimmy Yogaswara, CEO Soca AI, turut berperan sebagai moderator dalam sesi talk show yang menghadirkan berbagai pembicara terkemuka. Dengan pengalaman mereka di bidang teknologi dan inovasi, Irfan dan Jimmy memimpin diskusi yang mengupas secara mendalam potensi, peluang, serta tantangan AI di Indonesia.
Harun Kurnia dengan latar belakang yang kuat di dunia teknologi dan start up memberikan penekanan kepada pentingnya kolaborasi supaya tercipita inovasi. Ken Ratri Iswari yang berpengalaman di bidang talenta digital menekankan pentingnya sumberdaya manusia yang beradaptasi kepada teknologi digital terutama AI.
Salah satu pembicara utama adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang lebih dikenal sebagai Noe Letto, seorang filsuf, praktisi AI, dan musisi terkenal. Noe Letto, yang juga vokalis band Letto. Ia berbagi pandangannya tentang bagaimana AI menjadi alat yang sangat penting dalam menciptakan perubahan sosial yang positif.
Dengan latar belakang yang unik sebagai musisi dan praktisi AI, Sabrang memberikan wawasan mengenai bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk merubah industri, sambil tetap menjaga aspek-etika yang sangat penting dalam penggunaannya. Selain itu, Connext 2025 juga menghadirkan Adhitia Herawan, CTO dan Sporting Director Persib Bandung.
Lihat Juga :