Survei, Menag Nasaruddin Umar Dinilai Terbaik
Sabtu, 26 April 2025 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Menag Nasaruddin juga merupakan imam Masjid Istiqlal dan telah lama dikenal publik sebagai simbol toleransi di tengah kebhinnekaan. “Tak hanya menyejukkan umat, pandangan keagamaan Nasaruddin cenderung progresif seperti dalam kesetaraan gender,” jelas Johan.
Baca juga: Kinerja 6 Bulan Pemerintahan, Sederet Kontroversi Menteri Jadi Catatan
Menyambut Hari Raya Idulfitri, Nasaruddin mengajak bangsa Indonesia untuk menjaga spirit Ramadan dan terus memperkuat persatuan. Silaturahmi telah menjadi tradisi pada perayaan Lebaran, ditunjukkan pula dengan open house dan saling mengunjungi kediaman baik di kalangan masyarakat maupun tokoh-tokoh politik.
“Sayangnya kunjungan silaturahmi para elite kerap dinilai secara politis, seperti kontroversi kedatangan menteri-menteri di kabinet Prabowo ke rumah mantan Presiden Jokowi yang memunculkan wacana matahari kembar,” kata Johan.
Di sisi lain mencuat figur Didit Prabowo yang berhasil mempertemukan anak-anak dari keluarga presiden, serta keluwesannya dengan menemui tokoh-tokoh yang selama ini kerap bersitegang. Persatuan para tokoh bangsa dinilai penting di tengah situasi ekonomi dan gejolak geopolitik.
“Bayang-bayang pelemahan ekonomi dan merosotnya nilai tukar rupiah, ditambah anjloknya IHSG dan kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menjadi tantangan dalam paruh awal pemerintahan Prabowo-Gibran,” terang Johan.
Publik menilai perlu adanya penguatan terhadap kinerja tim ekonomi menghadapi rentetan persoalan tersebut. “Penilaian positif terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani sebesar 65,4 persen, turun dari sebelumnya paling tinggi dan mencapai 61,2 persen,” lanjut Johan.
Baca juga: Kinerja 6 Bulan Pemerintahan, Sederet Kontroversi Menteri Jadi Catatan
Menyambut Hari Raya Idulfitri, Nasaruddin mengajak bangsa Indonesia untuk menjaga spirit Ramadan dan terus memperkuat persatuan. Silaturahmi telah menjadi tradisi pada perayaan Lebaran, ditunjukkan pula dengan open house dan saling mengunjungi kediaman baik di kalangan masyarakat maupun tokoh-tokoh politik.
“Sayangnya kunjungan silaturahmi para elite kerap dinilai secara politis, seperti kontroversi kedatangan menteri-menteri di kabinet Prabowo ke rumah mantan Presiden Jokowi yang memunculkan wacana matahari kembar,” kata Johan.
Di sisi lain mencuat figur Didit Prabowo yang berhasil mempertemukan anak-anak dari keluarga presiden, serta keluwesannya dengan menemui tokoh-tokoh yang selama ini kerap bersitegang. Persatuan para tokoh bangsa dinilai penting di tengah situasi ekonomi dan gejolak geopolitik.
“Bayang-bayang pelemahan ekonomi dan merosotnya nilai tukar rupiah, ditambah anjloknya IHSG dan kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menjadi tantangan dalam paruh awal pemerintahan Prabowo-Gibran,” terang Johan.
Publik menilai perlu adanya penguatan terhadap kinerja tim ekonomi menghadapi rentetan persoalan tersebut. “Penilaian positif terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani sebesar 65,4 persen, turun dari sebelumnya paling tinggi dan mencapai 61,2 persen,” lanjut Johan.
Lihat Juga :