Legislator Gerindra Ungkap Perintah Presiden Bawa Angin Segar Tertibkan Truk ODOL

Jum'at, 25 April 2025 - 19:49 WIB
loading...
Legislator Gerindra...
Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra Andi Iwan Darmawan Aras mengungkapkan perhatian Presiden Prabowo Subianto mengenai penertiban angkutan truk over dimension over loading (ODOL) membawa angin segar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra Andi Iwan Darmawan Aras mengungkapkan perhatian Presiden Prabowo Subianto mengenai penertiban angkutan truk over dimension over loading ( ODOL ) membawa angin segar. Sebab, upaya Komisi V DPR dalam menertibkan angkutan truk ODOL atau zero ODOL sudah dilakukan sejak lama.

Akan tetapi, belum bisa terealisasi dengan maksimal. Andi mengungkapkan bahwa Komisi V DPR sudah mendorong penuntasan persoalan truk ODOL dari beberapa tahun lalu.

"Iya saya kira ya, kita dari Komisi V bukan saat ini saja untuk mengejar yang namanya zero ODOL itu, tetapi sudah jauh-jauh hari sebelumnya, beberapa tahun yang lalu juga sudah mendorong agar bagaimana persoalan odol ini betul-betul bisa diantisipasi, atau dapat diselesaikan," ujar Andi dihubungi, Jumat (25/4/2025).

Baca juga: Revisi UU LLAJ Dinilai Bisa Jadi Solusi Tertibkan Truk ODOL

Dia membeberkan, perintah Presiden Prabowo agar menertibkan truk ODOL tentu menjadi angin segar bagi Komisi V DPR. Utamanya, dalam menyusun payung hukum terkait aturan ODOL tersebut.

"Nah ini, saya kira angin segar buat kita karena Kepala Negara juga sudah memberi perhatian terhadap ODOL ini," imbuhnya.

Dia pun mengakui bukan hal mudah bagi Komisi V DPR dalam menertibkan truk ODOL. Hal itu mengingat penegakan ODOL perlu melibatkan beberapa stakeholder, dari mulai Kementerian Perhubungan, kepolisian, hingga Kementerian Perindustrian.

"Jadi memang itu juga memberi masalah, tentu ini dengan perhatian Presiden akan lebih memudahkan mitra kerja Komisi V untuk berkoordinasi dalam upaya penanganan ODOL tersebut," kata legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan (Sulsel) II.

Dia kembali mengungkit banyaknya dampak negatif dari keberadaan ODOL. Salah satunya, kerusakan infrastruktur jalan, APBN yang sudah diinvestasikan justru tidak bisa bertahan lama karena ODOL tersebut.

Selain itu, keselamatan masyarakat di jalur darat. Andi memberikan contoh kecelakaan-kecelakaan maut baik di Ibu Kota ataupun di jalan provinsi lain yang melibatkan ODOL hingga memakan banyak korban.

"Jadi yang namanya (ODOL) dimofikasi tentu akan berbeda dengan barang pabrik, sehingga kemudian rata-rata yang kami dapat hasil penyelidikannya adalah rem blong. Rem blong ini kan diakibatkan karena apa? Karena kapasitas muatan tidak sesuai lagi dengan kapasitas rem itu sendiri,” ujarnya.

“Saya kira semua sudah dihitung secara akurat dan proporsional oleh pabrik. Lantas dimodifikasi tentu akan berbeda kemampuan masing-masing sistem yang ada di mobil itu untuk bekerja. Baik dari sisi mesin juga," sambungnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pada prinsipnya Komisi V DPR juga menyarankan kepada pengusaha-pengusaha angkutan untuk tertib dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Dia melanjutkan, jangan sampai pengusaha justru mengabaikan keselamatan sopir dan masyarakat lainnya demi keuntungan pribadi.

"Menurut saya kalau mereka mengacu pada kelayakan kendaraan, daya tahan kendaraan, pemeliharaan, dan kelayakan berjalan itu tentu akan lebih lama di saat kendaraan itu berjalan dengan standar dengan muatan yang normal dibandingkan dengan dipaksakan, mungkin umur kendaraannya lebih cepat rusak dibandingkan kalau mereka memungsikan kendaraan secara normal," ucapnya.

Dia menilai bila pengusaha atau perusahaan logistik tertib dan mau menambah jumlah kendaraan, maka lapangan pekerjaan dipastikan bakal terbuka luas bagi masyarakat. Dia pun menyinggung mengenai tanggung jawab perusahaan logistik terhadap pekerja atau sopirnya.

Sejauh ini, dia melihat sopirlah yang lebih banyak menanggung risiko saat kendaraannya mengalami kecelakaan. "Nah ini juga tentu tidak menimbulkan efek jera yang maksimal, kalau kita melihatnya lebih bagus sebaiknya pemilik kendaraannya atau perusahaan-perusahaan logistik ini yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap keselamatan tersebut, apalagi menggunakan truk-truk di luar standar,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Rekomendasi
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved