Demokrat Tak Khawatir Hubungan dengan PDIP Memburuk

Minggu, 06 September 2020 - 17:13 WIB
loading...
Demokrat Tak Khawatir...
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan mengaku tidak khawatir hubungan dengan PDIP memburuk. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan mengklarifikasi kabar pengembalian rekomendasi dukungan PDIP oleh bakal calon (balon) Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Mulyadi dan Ali Mukhni yang diusung Partai Demokrat dan PAN, setelah pernyataan kontroversial Ketua DPP PDIP Puan Maharani. (Baca juga: PDIP Berterima Kasih Mulyadi Kembalikan SK Rekomendasi Pilgub Sumbar)

Ossy menjelaskan pengembalian dukungan PDIP di Pilkada Sumbar itu tidak ada. Karena, Mulyadi-Ali Mukhni belum menerima SK resmi dari PDIP. “Setahu saya kemarin sudah diklarifikasi oleh Pak Mulyadi di tv swasta kemarin bahwa yang bersangkutan belum menerima B1KWK (SK resmi PDIP),” kata Ossy saat dihubungi SINDO Media, Minggu (6/9/2020). (Baca juga: Pengamat: Pengembalian SK PDIP Bisa Jadi Rekor dalam Politik)

Adapun dampak kejadian itu ke hubungan PD dan PDIP, Ossy mengaku tidak khawatir hubungan kedua partai akan memburuk. Karena, PD dan PDIP banyak bekerja sama di banyak daerah. “Tidak memburuk karena banyak kebersamaan bersama PDIP di Pilkada daerah lainnya,” ujarnya. (Baca juga: Pengembalian SK Cagub Sumbar Risiko yang Harus Ditanggung PDIP)

Ossy menjelaskan, perihal dukungan PDIP di Sumbar tersebut, pihak DPP PD hanya mendapatkan laporan dari Mulyadi bahwa pihaknya belum menerima dukungan resmi berupa B1KWK dari PDIP. “Mulyadi melaporkan ke DPP bahwa yang bersangkutan belum menerima B1KWK dari PDIP. Baru sebatas pengumuman. Jadi itu saja yang dilaporkan,” ungkap Ossy.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Lelah Terus Dihina,...
Lelah Terus Dihina, Elly Sugigi Rela Habiskan Rp100 Juta untuk Oplas Hidung dan Mata
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Berita Terkini
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved