Gibran Buat Konten Bonus Demografi, PDIP: Jangan Banyak Bikin Video, Kerja Saja Gitu Lho!
Selasa, 22 April 2025 - 10:59 WIB
loading...
Wapres Gibran Rakabuming Raka yang membuat konten video di YouTube terkait bonus demografi Indonesia disorot Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus. Foto/iNews TV/Tata Rahmanta
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus menyoroti Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang membuat konten video di YouTube terkait bonus demografi Indonesia. Deddy pun menyarankan agar Gibran tak banyak membuat banyak konten.
"Ya menurut saya sih jangan terlalu banyak bikin videolah ya. Kerja saja gitu lho," terang Deddy kepada wartawan, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).
Baca juga: Wapres Gibran Buka Pengaduan Masyarakat, Datang ke Istana Wapres atau Via WA
Anggota Komisi II DPR RI ini menyatakan bahwa membuat konten tak akan ada habisnya. Deddy pun mencontohkan seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
"Bikin video terus, enggak habis-habis. Nanti sama kaya Pak Dedi Mulyadi lagi," sindir Deddy.
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berbicara mengenai bonus demografi di Indonesia yang diprediksi terjadi pada 2030-2045.
"Saat ini, Indonesia berada dalam momen yang sangat menentukan. Berada di tengah beragamnya tantangan global, baik itu ekonomi, perang dagang, geopolitik, maupun perubahan iklim yang membawa perubahan di berbagai sektor. Tapi di sisi lain, Indonesia sebagai negara yang besar, sebagai negara yang menaungi kehidupan 284 juta penduduknya, harus tetap tumbuh, harus tetap lincah, dan adaptif," kata Gibran lewat akun YouTube Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), dikutip Minggu (20/4/2025).
Baca juga: Wapres Gibran Rakabuming Raka Punya Harta Rp25,5 Miliar, Ini Rinciannya
"Teman-teman, tantangan ini memang ada, bahkan begitu besar. Tapi yakinlah, peluang kita juga jauh lebih besar. Tentu banyak yang sudah mendengar tentang bonus demografi, kondisi di mana lebih dari separuh penduduk suatu negara berada pada usia produktif. Ya, Indonesia akan mendapatkan puncak Bonus Demografi di tahun 2030 sampai tahun 2045," tambahnya.
Dalam video, Gibran pun mengatakan bahwa kesempatan ini tidak akan terulang, di mana sekitar 208 juta penduduk Indonesia akan berada di usia produktif, di mana generasi produktif, generasi muda, memiliki proporsi yang lebih besar, sehingga memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan arah kemajuan.
"Ini adalah peluang besar kita, ini adalah kesempatan emas kita untuk mengelola bonus demografi agar bukan menjadi sekedar bonus, bukan menjadi sekedar angka statistik yang fantastis, tapi justru sebagai jawaban untuk masa depan Indonesia, di mana faktor penentunya ada di teman-teman semua," ujar Gibran.
Lebih lanjut, Gibran mendorong mendong generasi muda Indonesia untuk bisa menjawab tantangan di masa depan. Tak lupa, Gibran pun menyebut film Jumbo dan Tim Nasional Indonesia U-17 yang sukses mengharumkan nama Indonesia.
"Karena kita, generasi muda, bukan sekadar bonus, kita adalah jawaban atas tantangan masa depan. Kita lihat sendiri saat ini, banyak anak-anak muda kita yang sudah tampil di garis depan. Kemarin saya menonton film Jumbo, hasil karya animator muda Indonesia, yang saat ini sudah menembus 4 juta penonton, serta akan ditayangkan di 17 negara Asia dan Eropa," ujar Gibran.
"Ini menjadi era baru industri animasi Indonesia. Timnas U17 kita untuk pertama kalinya lolos via kualifikasi ke Piala Dunia dan menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara. Ini adalah kekuatan kita sebagai generasi muda, kita harus selalu siap dan mempersiapkan diri," sebutnya.
"Ya menurut saya sih jangan terlalu banyak bikin videolah ya. Kerja saja gitu lho," terang Deddy kepada wartawan, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).
Baca juga: Wapres Gibran Buka Pengaduan Masyarakat, Datang ke Istana Wapres atau Via WA
Anggota Komisi II DPR RI ini menyatakan bahwa membuat konten tak akan ada habisnya. Deddy pun mencontohkan seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
"Bikin video terus, enggak habis-habis. Nanti sama kaya Pak Dedi Mulyadi lagi," sindir Deddy.
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berbicara mengenai bonus demografi di Indonesia yang diprediksi terjadi pada 2030-2045.
"Saat ini, Indonesia berada dalam momen yang sangat menentukan. Berada di tengah beragamnya tantangan global, baik itu ekonomi, perang dagang, geopolitik, maupun perubahan iklim yang membawa perubahan di berbagai sektor. Tapi di sisi lain, Indonesia sebagai negara yang besar, sebagai negara yang menaungi kehidupan 284 juta penduduknya, harus tetap tumbuh, harus tetap lincah, dan adaptif," kata Gibran lewat akun YouTube Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), dikutip Minggu (20/4/2025).
Baca juga: Wapres Gibran Rakabuming Raka Punya Harta Rp25,5 Miliar, Ini Rinciannya
"Teman-teman, tantangan ini memang ada, bahkan begitu besar. Tapi yakinlah, peluang kita juga jauh lebih besar. Tentu banyak yang sudah mendengar tentang bonus demografi, kondisi di mana lebih dari separuh penduduk suatu negara berada pada usia produktif. Ya, Indonesia akan mendapatkan puncak Bonus Demografi di tahun 2030 sampai tahun 2045," tambahnya.
Dalam video, Gibran pun mengatakan bahwa kesempatan ini tidak akan terulang, di mana sekitar 208 juta penduduk Indonesia akan berada di usia produktif, di mana generasi produktif, generasi muda, memiliki proporsi yang lebih besar, sehingga memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan arah kemajuan.
"Ini adalah peluang besar kita, ini adalah kesempatan emas kita untuk mengelola bonus demografi agar bukan menjadi sekedar bonus, bukan menjadi sekedar angka statistik yang fantastis, tapi justru sebagai jawaban untuk masa depan Indonesia, di mana faktor penentunya ada di teman-teman semua," ujar Gibran.
Lebih lanjut, Gibran mendorong mendong generasi muda Indonesia untuk bisa menjawab tantangan di masa depan. Tak lupa, Gibran pun menyebut film Jumbo dan Tim Nasional Indonesia U-17 yang sukses mengharumkan nama Indonesia.
"Karena kita, generasi muda, bukan sekadar bonus, kita adalah jawaban atas tantangan masa depan. Kita lihat sendiri saat ini, banyak anak-anak muda kita yang sudah tampil di garis depan. Kemarin saya menonton film Jumbo, hasil karya animator muda Indonesia, yang saat ini sudah menembus 4 juta penonton, serta akan ditayangkan di 17 negara Asia dan Eropa," ujar Gibran.
"Ini menjadi era baru industri animasi Indonesia. Timnas U17 kita untuk pertama kalinya lolos via kualifikasi ke Piala Dunia dan menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara. Ini adalah kekuatan kita sebagai generasi muda, kita harus selalu siap dan mempersiapkan diri," sebutnya.
(shf)
Lihat Juga :