Khofifah Temui Jokowi di Solo, Perang Dagang AS-China Dibahas
Selasa, 15 April 2025 - 14:38 WIB
loading...
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa datang ke kediaman mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo, Selasa (15/4/2025). Foto: Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa datang ke kediaman mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Kota Solo, Selasa (15/4/2025). Selain bersilaturahmi Lebaran, keduanya juga membahas sejumlah hal, di antaranya mengenai dampak perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS).
“Kami silaturahmi halalbihalal, kebetulan kami diterima hari ini,” kata Khofifah Indar Parawansa usai bertemu Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Dikatakannya, pembicaraan dengan Presiden ke-7 RI ini sangat cair. Salah satunya dampak ekonomi akibat perang dagang antara China dan Amerika Serikat. Sebab, perang tarif yang terjadi berdampak secara global di seluruh dunia.
Baca juga: Perang Dagang Sengit, Diplomat Beijing: Gaun Sekretaris Pers Gedung Putih Buatan China
“Kami di Jawa Timur melakukan berbagai langkah antisipasi. Saya matur (menyampaikan) secara personal melakukan komunikasi dengan owner (pemilik) perusahaan perusahaan besar,” katanya.
Pihaknya juga mengundang Apindo, terutama yang memiliki karyawan di atas 4.000 agar jangan sampai ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Jika ada pengurangan produksi, maka yang dilakukan adalah pengurangan jam kerja atau maksimal pengurangan hari kerja.
Hal-hal seperti ini, lanjutnya, jangan sampai menimbulkan keresahan, kekhawatiran, dan kegusaran. Diakuinya, Jokowi memberikan masukan-masukan terkait persoalan itu. Namun Khofifah enggan menjelaskan lebih jauh.
“Kami silaturahmi halalbihalal, kebetulan kami diterima hari ini,” kata Khofifah Indar Parawansa usai bertemu Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Dikatakannya, pembicaraan dengan Presiden ke-7 RI ini sangat cair. Salah satunya dampak ekonomi akibat perang dagang antara China dan Amerika Serikat. Sebab, perang tarif yang terjadi berdampak secara global di seluruh dunia.
Baca juga: Perang Dagang Sengit, Diplomat Beijing: Gaun Sekretaris Pers Gedung Putih Buatan China
“Kami di Jawa Timur melakukan berbagai langkah antisipasi. Saya matur (menyampaikan) secara personal melakukan komunikasi dengan owner (pemilik) perusahaan perusahaan besar,” katanya.
Pihaknya juga mengundang Apindo, terutama yang memiliki karyawan di atas 4.000 agar jangan sampai ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Jika ada pengurangan produksi, maka yang dilakukan adalah pengurangan jam kerja atau maksimal pengurangan hari kerja.
Hal-hal seperti ini, lanjutnya, jangan sampai menimbulkan keresahan, kekhawatiran, dan kegusaran. Diakuinya, Jokowi memberikan masukan-masukan terkait persoalan itu. Namun Khofifah enggan menjelaskan lebih jauh.
(rca)
Lihat Juga :