Prabowo Diwawancarai 7 Jurnalis, PSI: Perlihatkan Pemerintah Tidak Antikritik
Rabu, 09 April 2025 - 06:43 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto diwawancarai tujuh jurnalis senior di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). Foto/Instagram Prabowo
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto diwawancarai tujuh jurnalis senior di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). Senin kemarin, wawancara Presiden Prabowo dengan para jurnalis itu serentak ditayangkan.
Wawancara berlangsung tiga jam. Aneka pertanyaan diajukan dan semua dijawab dengan bernas.
Menanggapi hal itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi Presiden Prabowo yang bersedia diwawancarai tujuh jurnalis senior. Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman mengatakan hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah tidak antikritik.
Baca juga: Prabowo Bertemu 7 Jurnalis, Apa yang Dibicarakan?
"Kita menyaksikan kebesaran jiwa untuk mendengar kritik dan memberikan jawaban yang solid atas pertanyaan para pemred. Pertemuan ini memperlihatkan pemerintah tidak antikritik dan membuka ruang kebebasan pers dan kebebasan berpendapat, " kata Andy Budiman, Selasa (8/4/2025).
Dia pun menggarisbawahi, sesi wawancara tersebut sekaligus membantah anggapan sejumlah pihak yang menyebut pemerintah antikritik, menekan kebebasan berpendapat, bahkan mematikan demokrasi.
"Anggapan-anggapan tersebut dengan sendirinya terbantahkan dan tidak valid. Jadi, sekali lagi, PSI mengapresiasi Presiden Prabowo dan berharap tradisi baik seperti ini berlanjut," pungkasnya.
Wawancara berlangsung tiga jam. Aneka pertanyaan diajukan dan semua dijawab dengan bernas.
Menanggapi hal itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi Presiden Prabowo yang bersedia diwawancarai tujuh jurnalis senior. Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman mengatakan hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah tidak antikritik.
Baca juga: Prabowo Bertemu 7 Jurnalis, Apa yang Dibicarakan?
"Kita menyaksikan kebesaran jiwa untuk mendengar kritik dan memberikan jawaban yang solid atas pertanyaan para pemred. Pertemuan ini memperlihatkan pemerintah tidak antikritik dan membuka ruang kebebasan pers dan kebebasan berpendapat, " kata Andy Budiman, Selasa (8/4/2025).
Dia pun menggarisbawahi, sesi wawancara tersebut sekaligus membantah anggapan sejumlah pihak yang menyebut pemerintah antikritik, menekan kebebasan berpendapat, bahkan mematikan demokrasi.
"Anggapan-anggapan tersebut dengan sendirinya terbantahkan dan tidak valid. Jadi, sekali lagi, PSI mengapresiasi Presiden Prabowo dan berharap tradisi baik seperti ini berlanjut," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :