Tim INASAR Temukan 3 Jasad Korban Gempa Myanmar di Reruntuhan
Kamis, 03 April 2025 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PMI Kirim Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp800 Juta untuk Korban Gempa Myanmar
Stefanus menjelaskan, dari 2 titik tersebut pihaknya memutuskan membuat akses untuk memastikan keberadaan korban dengan memasukan alat search cam. "Tim Alpha berhasil memastikan posisi korban berada tidak jauh dari akses, sehingga tim memperbesar akses untuk menjangkau korban dengan cara cutting, breaking, dan breaching," imbuhnya.
Diketahui, gedung di kawasan pemukiman tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dengan tipe reruntuhan pancake. Untuk memastikan keamanan sebelum memasuki bangunan, tim menggunakan Warning Alarm for Stability Protection
(WASP), sebuah alat pendeteksi getaran gedung.
Dalam proses evakuasi, Tim Alpha menghadapi tantangan besar, terutama saat menyelamatkan korban ketiga. Kesulitan ini disebabkan oleh posisi korban yang duduk serta terjebak di bawah tiang penyangga bangunan atau kolom.
Sementara itu, tim medis INASAR turut memberikan perawatan kepada anggota Fire Brigades Myanmar yang mengalami luka laserasi.
Stefanus menjelaskan, dari 2 titik tersebut pihaknya memutuskan membuat akses untuk memastikan keberadaan korban dengan memasukan alat search cam. "Tim Alpha berhasil memastikan posisi korban berada tidak jauh dari akses, sehingga tim memperbesar akses untuk menjangkau korban dengan cara cutting, breaking, dan breaching," imbuhnya.
Diketahui, gedung di kawasan pemukiman tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dengan tipe reruntuhan pancake. Untuk memastikan keamanan sebelum memasuki bangunan, tim menggunakan Warning Alarm for Stability Protection
(WASP), sebuah alat pendeteksi getaran gedung.
Dalam proses evakuasi, Tim Alpha menghadapi tantangan besar, terutama saat menyelamatkan korban ketiga. Kesulitan ini disebabkan oleh posisi korban yang duduk serta terjebak di bawah tiang penyangga bangunan atau kolom.
Sementara itu, tim medis INASAR turut memberikan perawatan kepada anggota Fire Brigades Myanmar yang mengalami luka laserasi.
(nnz)
Lihat Juga :