INH Ajak Masyarakat Indonesia Bangun Kembali Palestina
Sabtu, 22 Maret 2025 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
Ustaz Husein menambahkan, setelah donasi, edukasi dan informasi, yang terakhir adalah jangan berhenti boikot produk yang terafiliasi Israel. Sebab kekuatan barat dan Israel itu ada pada logistik mereka, ada pada materialistik mereka.
"Maka kita serang di situ dengan cara boikot, dan yang paling penting adalah dengan doa (untuk Palestina)," tegas Ustaz Husein.
Ustaz Husein menegaskan, sekali lagi masalah Baitul Maqdis adalah prioritas umat Islam, negara Indonesia, dan manusia.
Ustaz Husein mengatakan, ada tiga ikatan umat Islam dengan Palestina. Pertama, ikatan kemanusiaan. Sebagai manusia punya naluri alami untuk membantu manusia yang sedang kesulitan.
"Dan sekarang bencana kemanusiaan terbesar itu terjadi di Palestina," kata Ustaz Husein.
Ia menambahkan, kedua, ikatan konstitusi. Masyarakat Indonesia harus mengawal semangat konstitusi yang sudah ditanamkan dan dipupuk oleh para pendiri bangsa Indonesia.
"Dalam pembukaan UUD 1945 jelas sekali bahwa kita punya kewajiban untuk membantu perjuangan warga Palestina di situ," ujar pendiri INH ini.
Ia menjelaskan, ikatan yang ketiga adalah hubungan akidah. Artinya Muslim di dunia dengan Muslim Palestina ada ikatan akidah islamiyah. Muslim Palestina sedang memperjuangkan Masjid al-Aqsa, masjid milik umat Islam.
"Namanya masjid, tentu tidak ada masjid milik orang non Muslim, maka Masjidil Aqsa adalah masjidnya orang Islam," jelas Ustaz Husein.
Sebagai umat Islam, ia menegaskan, meyakini Masjidil Aqsa adalah masjid umat Islam. Maka umat Islam punya kewajiban untuk menjaga dan membebaskan masjid itu.
"Maka kita serang di situ dengan cara boikot, dan yang paling penting adalah dengan doa (untuk Palestina)," tegas Ustaz Husein.
Ustaz Husein menegaskan, sekali lagi masalah Baitul Maqdis adalah prioritas umat Islam, negara Indonesia, dan manusia.
Ustaz Husein mengatakan, ada tiga ikatan umat Islam dengan Palestina. Pertama, ikatan kemanusiaan. Sebagai manusia punya naluri alami untuk membantu manusia yang sedang kesulitan.
"Dan sekarang bencana kemanusiaan terbesar itu terjadi di Palestina," kata Ustaz Husein.
Ia menambahkan, kedua, ikatan konstitusi. Masyarakat Indonesia harus mengawal semangat konstitusi yang sudah ditanamkan dan dipupuk oleh para pendiri bangsa Indonesia.
"Dalam pembukaan UUD 1945 jelas sekali bahwa kita punya kewajiban untuk membantu perjuangan warga Palestina di situ," ujar pendiri INH ini.
Ia menjelaskan, ikatan yang ketiga adalah hubungan akidah. Artinya Muslim di dunia dengan Muslim Palestina ada ikatan akidah islamiyah. Muslim Palestina sedang memperjuangkan Masjid al-Aqsa, masjid milik umat Islam.
"Namanya masjid, tentu tidak ada masjid milik orang non Muslim, maka Masjidil Aqsa adalah masjidnya orang Islam," jelas Ustaz Husein.
Sebagai umat Islam, ia menegaskan, meyakini Masjidil Aqsa adalah masjid umat Islam. Maka umat Islam punya kewajiban untuk menjaga dan membebaskan masjid itu.
Lihat Juga :