Prabowo Sindir Banyak Orang Pengin Jadi Pegawai Negeri, tapi Bekerja Tak Maksimal setelah Lolos

Kamis, 13 Maret 2025 - 19:34 WIB
loading...
Prabowo Sindir Banyak...
Presiden Prabowo Subianto menginginkan birokrasi di Indonesia bekerja secara cepat dan singkat dalam melayani rakyat. Foto/YouTube Setpres
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginginkan birokrasi di Indonesia bekerja secara cepat dan singkat dalam melayani rakyat. Prabowo menilai pekerjaan aparatur sipil negara atau ASN tidak enak untuk melayani masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meluncurkan tunjangan guru ASN daerah di Plaza Insan Berprestasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2035).

“Kita harus hilangkan budaya-budaya yang tidak benar itu. 'Kalau bisa dibikin lama, kenapa harus dibikin pendek?' ya kan? 'Kalau bisa susah, kenapa dibikin gampang?'. Budaya ini yang harus kita kikis," kata Prabowo.

Baca juga: Soal Penundaan CPNS dan PPPK, Prabowo: Lagi Diurus Semuanya



Prabowo menyebutkan, para birokrat yang tidak mengikuti perkembangan zaman, siap-siap dievaluasi. Pekerjaan birokrat, kata Prabowo, harus efisien melayani masyarakat.

“Birokrat-birokrat yang tidak mau ikuti zaman harus kita evaluasi, jangan mengira jadi ASN hidup enak dan seenaknya. Tidak bekerja dengan efisien melayani rakyat,” ujar dia.

Prabowo menemukan adanya yang ingin menjadi ASN, namun ketika bekerja tidak maksimal. Prabowo kembali menilai hal itu mental belum cukup melayani masyarakat.

“Saya minta para menteri, para menko, coba kita pikirkan, kita rumuskan, semua perbaikan sistem. Ini ada kecenderungan semua pengin jadi ASN, semua pingin jadi pegawai negeri, tahu-tahu di dalam sudah jadi tidak bekerja maksimal, ya kan," ungkap dia.

"Tadi, mental 'Kalau dibikin susah untuk rakyat, kenapa dibikin gampang?', 'Kalau bisa lama, kenapa harus dibikin singkat'. Kita sekarang harus ubah, kita harus bikin semuanya mudah untuk rakyat. Semua cepat, singkat," jelasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Rekomendasi
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Infografis
AHY Bisa Jadi Pesaing...
AHY Bisa Jadi Pesaing Kuat Prabowo-Sandi Karena Tak Masuk Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved