Ibas Ingatkan Target Bantuan Presiden agar Rakyat Tidak Tambah Susah

Jum'at, 04 September 2020 - 11:17 WIB
loading...
Ibas Ingatkan Target...
Anggota Komisi VI DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mempertanyakan target Banpres Produktif sebesar Rp2,4 juta untuk 9,1 juta pelaku UMKM yang harus selesai September 2020. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang disapa Ibas, mempertanyakan target Bantuan Presiden ( Banpres ) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp2,4 juta untuk 9,1 juta pelaku UMKM yang harus selesai September 2020. Pendataan by name by address UMKM, hingga kini disinyalir baru mencapai 4,5 juta.

"Kami berharap implementasinya tepat waktu, tepat sasaran dan tepat guna. Rakyat tidak bisa menunggu terlalu lama. Banyak yang sudah bangkrut, susah cari makan. Tentu, pemberian bantuan ini harus segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat," kata Ibas dalam keterangannya, Jumat (4/9/2020).

Ibas juga menyampaikan itu saat Rapat Kerja Komisi VI dengan Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri BUMN, Menteri Koperasi dan UKM, serta Kepala BKPM untuk membahas RKA K/L 2021, di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (3/9/2020). Pertanyaan ini, disampaikan kepada Kementerian Koperasi/UMKM. (Baca juga: 180 Ribu Pelaku UMKM Jakarta Bakal Dapat Banpres Rp2,4 Juta )

Ibas menilai, pemerintah meleset dari target, sementara masyarakat sedang sangat membutuhkan kepastian. Menurut Ibas, investasi dan UMKM merupakan kunci penopang pemulihan ekonomi nasional.

Keberhasilan menunaikan target-target tahun ini akan sangat menentukan bagi keberhasilan pemulihan di 2021 dan seterusnya. "Jika pertumbuhan tahun 2020 bisa dijaga tetap positif, maka kita bisa hindari resesi, depresi, bahkan stagflasi tahun 2021," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR ini.

Ibas yang juga wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR mengatakan soal vaksin COVID-19 yang disebut-sebut akan tersedia pada 2021, harus lebih dapat dipastikan. Sebab masyarakat tidak cukup hanya mendengar kabar baik.

"Vaksin kan memang tidak mudah. Sementara kenyataannya, tren COVID-19 terus menanjak. Kita saat ini yang terbesar di kawasan, yaitu peringkat 2 di ASEAN. Banyak daerah kembali memerah zonanya. Sementara di sisi lain, banyak PHK, usaha usaha masih juga menderita. Tentu saja, pengangguran, kemiskinan meningkat dan rakyat tambah susah," ujar Ibas. (Baca juga: Pelaku UMKM Minta Banpres Rp2,4 Juta Terealisasi dan Tepat Sasaran )

Selain itu, Ibas juga menanyakan upaya BKPM dalam mempertahankan para investor yang saat ini telah menanamkan modal di Indonesia. "Mohon elaborasi lebih lanjut perihal program fasilitasi minat outward investment. Di tengah krisis multidimensi ini, apakah tidak sebaiknya BKPM memfokuskan investasi di dalam negeri, bukannya mendorong capital outflow?," kata Ibas.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Seni Sedunia, Ibas...
Hari Seni Sedunia, Ibas Dorong Penguatan Seni Budaya Kreatif
3 Prajurit TNI Gugur...
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ibas Kecam Serangan terhadap Pasukan Perdamaian
Wakil Ketua MPR Tegaskan...
Wakil Ketua MPR Tegaskan Peran Strategis Santri untuk Negeri
HPN 2026, Wakil Ketua...
HPN 2026, Wakil Ketua MPR: Pers Berkualitas, Demokrasi Berkualitas, Indonesia Berintegritas
Ibas: Kawal Konstitusi...
Ibas: Kawal Konstitusi agar Mengarah pada Kemajuan dan Kesejahteraan Rakyat
Fraksi Demokrat Tolak...
Fraksi Demokrat Tolak Wacana Pilkada lewat DPRD
Waka MPR: Dari Pesantren...
Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu, Beriman, dan Siap Mengabdi
Tinjau SPPG Karanglo...
Tinjau SPPG Karanglo Ponorogo, Ibas Pastikan Standar Higienitas dan Gizi MBG Terjaga
Ibas Ajak Influencer...
Ibas Ajak Influencer Bangun Konten Digital Positif dan Bertanggung Jawab
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Cara Mudah Menyimpan...
Cara Mudah Menyimpan Makanan Matang Sisa Agar Tidak Mudah Basi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved