PKB Alihkan Dukungan ke Fakhrizal-Genius di Pilgub Sumbar, Ada Apa?
Jum'at, 04 September 2020 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka semuanya menelepon Cak Imin (Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar) mungkin, tokoh masyarakat, ulama, tokoh adat, sehingga saya dipanggil besok malamnya. Rabu malam sampai jam 02.00 dini hari ke DPP PKB untuk menceritakan bagaimana situasi politik lokal di Sumatera Barat. Apalagi juga kemarin agak blunder juga, nggak enak juga ngomong, sehingga PKB mengubah keputusannya. Dan ini adalah keputusan terbaik bagi PKB untuk mendukung kita," ungkap Wali Kota Pariaman ini. (Baca juga: Golkar Resmi Usung Mantan Kapolda Jadi Calon Gubernur Sumbar )
Diakui Genius, perubahan dukungan kepada dirinya dan Fakhrizal memang sangat cepat. Bahkan, tadi malam, dia mengaku sudah sempat hendak balik ke Sumbar. "Saya tadi malam sudah mau pulang karena sepertinya tidak mungkin lagi. Akhirnya ditelepon dan mendapatkan rekomendasi di DPP PKB pukul 11 malam, kemudian langsung ke DPP Golkar 11.30 malam," katanya.
Dengan dukungan dari PKB, Golkar, dan Nasdem, pasangan ini mengantongi 14 kursi, melebihi batas minimal 13 kursi di DPRD setempat.
Genius mengaku sangat bersyukur atas rekomendasi yang diberikan PKB sehingga bisa maju di Pilgub Sumbar. "Kapal kita untuk menjadi pasangan cagub-cawagub Sumbar sudah mulai berlayar, tinggal bagaimana kita menyampaikan visi misi pesan dari partai dan visi misi kita sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk membawa Sumbar lebih baik ke depan," kata mantan wakil wali kota Pariaman ini.
Dia mengaku sudah menyiapkan berbagai program yang direncanakan untuk menjadikan Sumbar lebih baik. "Mudah-mudahan diterima oleh masyarakat dan masyarakat bisa memilih kita sebagai gubernur dan wakil gubernur secara rasional. Kita berpolitik secara dewasa, kita menjual program, dan kita menjual pengalaman kita. Pak Fakhrizal sebagai mantan Kapolda Sumbar, memiliki pelatihan kepemimpinan yang sangat panjang juga. Saya mantan birokrat, pernah sebagai Kabag Wakil Ketua DPD RI, wakil wali kota Pariaman lima tahun, kemudian wali kota Pariaman dua tahun 2018 sampai sekarang," katanya. (Baca juga: Mulyadi-Ali Mukhni Tampilkan Sosok Ulama dan Umara Harapan Umat )
Disinggung apakah pengalihan dukungan PKB dari Mulyadi-Ali Mukhni ke Fakhrizal-Genius ini juga merupakan buntut dari polemik pernyataan Puan Maharani yang menyinggung soal sikap masyarakat Sumbar terhadap Pancasila? Genius mengaku tidak tahu pasti.
Diakui Genius, perubahan dukungan kepada dirinya dan Fakhrizal memang sangat cepat. Bahkan, tadi malam, dia mengaku sudah sempat hendak balik ke Sumbar. "Saya tadi malam sudah mau pulang karena sepertinya tidak mungkin lagi. Akhirnya ditelepon dan mendapatkan rekomendasi di DPP PKB pukul 11 malam, kemudian langsung ke DPP Golkar 11.30 malam," katanya.
Dengan dukungan dari PKB, Golkar, dan Nasdem, pasangan ini mengantongi 14 kursi, melebihi batas minimal 13 kursi di DPRD setempat.
Genius mengaku sangat bersyukur atas rekomendasi yang diberikan PKB sehingga bisa maju di Pilgub Sumbar. "Kapal kita untuk menjadi pasangan cagub-cawagub Sumbar sudah mulai berlayar, tinggal bagaimana kita menyampaikan visi misi pesan dari partai dan visi misi kita sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk membawa Sumbar lebih baik ke depan," kata mantan wakil wali kota Pariaman ini.
Dia mengaku sudah menyiapkan berbagai program yang direncanakan untuk menjadikan Sumbar lebih baik. "Mudah-mudahan diterima oleh masyarakat dan masyarakat bisa memilih kita sebagai gubernur dan wakil gubernur secara rasional. Kita berpolitik secara dewasa, kita menjual program, dan kita menjual pengalaman kita. Pak Fakhrizal sebagai mantan Kapolda Sumbar, memiliki pelatihan kepemimpinan yang sangat panjang juga. Saya mantan birokrat, pernah sebagai Kabag Wakil Ketua DPD RI, wakil wali kota Pariaman lima tahun, kemudian wali kota Pariaman dua tahun 2018 sampai sekarang," katanya. (Baca juga: Mulyadi-Ali Mukhni Tampilkan Sosok Ulama dan Umara Harapan Umat )
Disinggung apakah pengalihan dukungan PKB dari Mulyadi-Ali Mukhni ke Fakhrizal-Genius ini juga merupakan buntut dari polemik pernyataan Puan Maharani yang menyinggung soal sikap masyarakat Sumbar terhadap Pancasila? Genius mengaku tidak tahu pasti.
Lihat Juga :