239 Kepala Daerah Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Wamendagri: Cek Tensi hingga Kolesterol
Minggu, 16 Februari 2025 - 13:51 WIB
loading...
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebanyak 239 kepala daerah akan menjalani pemeriksaan kesehatan, pada Minggu (16/2/2025). Foto/Dok.Kemendagri
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebanyak 239 kepala daerah akan menjalani pemeriksaan kesehatan, pada Minggu (16/2/2025).
Bima Arya mengungkap, ratusan kepala daerah itu akan melakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tekanan darah hingga kolesterol.
Baca juga: 239 Kepala Daerah Hari Ini Jalani Tes Kesehatan di Kemendagri, Ada Apa?
"Hari ini ada 239 ada kepala daerah dari wilayah Sumatera dan Jawa. Jadi ada pak Bobby ada Gubernur Sumatera Barat gitu ya. Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta juga hari ini," kata Bima Arya di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2025).
Bima mengatakan, para kepala daerah juga menyerahkan hasil medical check up yang dilakukan di rumah sakit atau RSUD masing-masing.
"Ya mereka kan ini disini kan hanya cek kesehatan yang mendasar sifatnya. Karena mereka diminta juga untuk menyampaikan hasil medical check up di daerah masing-masing," katanya.
Bima Arya mengungkap, ratusan kepala daerah itu akan melakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tekanan darah hingga kolesterol.
Baca juga: 239 Kepala Daerah Hari Ini Jalani Tes Kesehatan di Kemendagri, Ada Apa?
"Hari ini ada 239 ada kepala daerah dari wilayah Sumatera dan Jawa. Jadi ada pak Bobby ada Gubernur Sumatera Barat gitu ya. Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta juga hari ini," kata Bima Arya di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2025).
Bima mengatakan, para kepala daerah juga menyerahkan hasil medical check up yang dilakukan di rumah sakit atau RSUD masing-masing.
"Ya mereka kan ini disini kan hanya cek kesehatan yang mendasar sifatnya. Karena mereka diminta juga untuk menyampaikan hasil medical check up di daerah masing-masing," katanya.
Lihat Juga :