Penembakan 5 Pekerja Migran Indonesia di Perairan Malaysia, APMM Diduga Gunakan Kekuatan Berlebihan
Minggu, 26 Januari 2025 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Sekaligus memberikan pendampingan guna memastikan korban yang terluka mendapatkan perawatan medis, bantuan hukum, pemulangan jenazah pada korban meninggal hingga mendorong akses ke konsuleran untuk menjenguk para korban.
Baca juga: Mayat Wanita Dalam Koper di Ngawi Dimutilasi di Kediri, Kepala Korban Ditemukan di Trenggalek
"Kronologi kejadiannya berawal pada hari Jumat, 24 Januari 2025 pukul 3 pagi di perairan Tanjung Rhu, Malaysia, di mana saat itu patroli APMM tengah bertugas dan ada sebuah kapal yang ditumpangi atau diawaki oleh 5 orang WNI Pekerjaan Migran Indonesia Unprocedural," ungkapnya.
"Kami tengah mengumpulkan apa yang sebetulnya terjadi pada saat itu, tapi intinya telah terjadi penembakan yang menimbulkan korban 1 orang pekerjaan migran meninggal dunia dan 4 orang dalam keadaan luka-luka, satu diantaranya dikabarkan kritis," ujarnya.
Baca juga: Mayat Wanita Dalam Koper di Ngawi Dimutilasi di Kediri, Kepala Korban Ditemukan di Trenggalek
"Kronologi kejadiannya berawal pada hari Jumat, 24 Januari 2025 pukul 3 pagi di perairan Tanjung Rhu, Malaysia, di mana saat itu patroli APMM tengah bertugas dan ada sebuah kapal yang ditumpangi atau diawaki oleh 5 orang WNI Pekerjaan Migran Indonesia Unprocedural," ungkapnya.
"Kami tengah mengumpulkan apa yang sebetulnya terjadi pada saat itu, tapi intinya telah terjadi penembakan yang menimbulkan korban 1 orang pekerjaan migran meninggal dunia dan 4 orang dalam keadaan luka-luka, satu diantaranya dikabarkan kritis," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :