PDIP Gelar Natal Bersama Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Jum'at, 24 Januari 2025 - 22:43 WIB
loading...
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyelenggarakan Natal Nasional bersama penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Beragam kegiatan dilakukan untuk berbagi dengan mereka yang terdampak bencana erupsi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) menyelenggarakan Natal Nasional bersama penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki . Beragam kegiatan idilakukan untuk berbagi dengan mereka yang terdampak bencana erupsi.
Politikus PDIP Esti Wijayati mengatakan, berbagai kegiatan sosial dilakukan. "Juga (dibagikan) paket perlengkapan sekolah yang diberikan sebagai investasi untuk masa depan generasi muda, bantuan kebutuhan dasar alat tenun tradisional, bahan pokok, pakaian, dan alat tenun untuk mendukung perekonomian lokal," kata Esti dalam keterangan yang diterima, Jumat (24/1/2025).
Esti menambahkan, kegiatan yang merupakan kolaborasi dari DPP PDIP, DPD PDIP NTT, DPC PDIP Flores Timur, dan DPC PDIP Sikka ini merupakan tindak lanjut dari arahan yang diberikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berbagi dengan mereka yang sedang terdampak bencana erupsi.
Baca Juga: Perayaan Natal PDIP, Megawati Cerita soal Juri Zayed Award dan Dialog dengan Paus Fransiskus
"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh PDIP dalam komitmennya membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi, salah satunya adalah melakukan gotong royong rehabilitasi beberapa rumah, tempat ibadah masjid, rumah ibadah Kristen, dan pastoran Katolik. Ini juga menunjukkan cerminan Flores Timur yang terkenal sebagai tempat dengan toleransi yang tinggi,” kata Esti.
Selain memberikan bantuan, dalam kegiatan yang digelar 23-26 Januari 2025 ini, PDIP juga melakukan pemeriksaan kesehatan yang dipimpin oleh para dokter spesialis serta pemberian bantuan obat-obatan. Selain itu, lanjut Esti Wijayati, PDIP juga akan memberikan trauma healing untuk anak-anak juga orang dewasa. "Tentu akan didukung oleh tim yang sudah memahami trauma healing."
Esti juga meneruskan pesan Megawati Soekarnoputri. Bagi putri Presiden Soekarno itu, Natal bukan sekadar perayaan, tetapi panggilan untuk berbagi kasih, meringankan beban sesama, dan membangun harapan baru. "Kami hadir di sini bukan berpesta, tetapi bersama masyarakat Lewotobi merasakan suka dan duka mereka," kata Esti.
Politikus PDIP Esti Wijayati mengatakan, berbagai kegiatan sosial dilakukan. "Juga (dibagikan) paket perlengkapan sekolah yang diberikan sebagai investasi untuk masa depan generasi muda, bantuan kebutuhan dasar alat tenun tradisional, bahan pokok, pakaian, dan alat tenun untuk mendukung perekonomian lokal," kata Esti dalam keterangan yang diterima, Jumat (24/1/2025).
Esti menambahkan, kegiatan yang merupakan kolaborasi dari DPP PDIP, DPD PDIP NTT, DPC PDIP Flores Timur, dan DPC PDIP Sikka ini merupakan tindak lanjut dari arahan yang diberikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berbagi dengan mereka yang sedang terdampak bencana erupsi.
Baca Juga: Perayaan Natal PDIP, Megawati Cerita soal Juri Zayed Award dan Dialog dengan Paus Fransiskus
"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh PDIP dalam komitmennya membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi, salah satunya adalah melakukan gotong royong rehabilitasi beberapa rumah, tempat ibadah masjid, rumah ibadah Kristen, dan pastoran Katolik. Ini juga menunjukkan cerminan Flores Timur yang terkenal sebagai tempat dengan toleransi yang tinggi,” kata Esti.
Selain memberikan bantuan, dalam kegiatan yang digelar 23-26 Januari 2025 ini, PDIP juga melakukan pemeriksaan kesehatan yang dipimpin oleh para dokter spesialis serta pemberian bantuan obat-obatan. Selain itu, lanjut Esti Wijayati, PDIP juga akan memberikan trauma healing untuk anak-anak juga orang dewasa. "Tentu akan didukung oleh tim yang sudah memahami trauma healing."
Esti juga meneruskan pesan Megawati Soekarnoputri. Bagi putri Presiden Soekarno itu, Natal bukan sekadar perayaan, tetapi panggilan untuk berbagi kasih, meringankan beban sesama, dan membangun harapan baru. "Kami hadir di sini bukan berpesta, tetapi bersama masyarakat Lewotobi merasakan suka dan duka mereka," kata Esti.
Lihat Juga :