5 Fakta Ricky Sitohang, Purnawirawan Jenderal Polisi Bintang 2 yang Mundur sebagai Pengacara Teh Novi

Rabu, 22 Januari 2025 - 19:30 WIB
loading...
5 Fakta Ricky Sitohang,...
Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Pratiwi Noviyanthi alias Novi dalam kasus donasi Agus Salim. FOTO/KH INFOTAINMENT
A A A
JAKARTA - Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang kembali menjadi perhatian di kalangan warganet. Hal ini terjadi usai dirinya secara terbuka mengumumkan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Pratiwi Noviyanthi alias Novi.

Keputusan mengejutkan itu diambil Ricky lantaran merasa kecewa dengan sikap Novi yang dirasa sudah tidak berada sesuai prinsip hukum dirinya. Tak hanya menyangkut Novi, Ricky juga turut menyinggung beberapa nama lain yang diketahui terlibat mengalihkan uang donasi Agus Salim untuk korban bencana alam di NTT.

Sebelum ini, Ricky memang ikut mengomentari polemik uang donasi Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi yang panas. Dia berada di kubu Novi dan sempat menjadi kuasa hukum yayasan yang dikelola Novi juga.


Fakta Ricky Sitohang

1. Purnawirawan Polri
Ricky Herbert Parulian Sitohang merupakan salah seorang purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) Polri. Pangkat terakhirnya sebelum pensiun dari Korps Bhayangkara adalah Irjen Polisi atau jenderal bintang dua.

Pada sepak terjangnya di Polri, Ricky tercatat pernah menduduki sederet jabatan penting. Posisi terakhirnya sebelum pensiun adalah Sahlijemen Kapolri.

2. Jebolan Akpol 1983
Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang lahir di Medan, Sumatera Utara, 22 Mei 1959. Ia diketahui sebagai jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1983 dan berpengalaman dalam bidang reserse.

Selain Akpol, Ricky juga memiliki riwayat pendidikan lain. Sebut saja seperti menjadi lulusan Asesmen Polri Pati (2011), Lembaga Ketahanan Nasional II (2008) hingga Akademi Pelaksana dan Staf Tinggi Kepolisian (2001).

3. Pernah Jadi Kapolda
Lulus dari Akpol 1983, Ricky membangun kariernya secara perlahan. Seiring waktu, dia mulai dipercaya untuk menduduki berbagai jabatan strategis di Polri.

Pada 2011 misalnya, Ricky ditunjuk menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT). Waktu itu, dia menggantikan Brigjen Yorry Yance Worang.

Baca juga: Profil Irjen Ricky Sitohang, Jenderal yang Marahi Agus Salim karena Teriak-teriak Uang Donasi

4. Riwayat Jabatan Lain
Selain Kapolda NTT, Ricky juga mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi strategis lain di Polri. Contohnya seperti Kabid Kumdang Div Binkum Polri (2009), Kapus Provos Div Propam Polri (2010) Karo Provos Divpropam Polri (2010) hingga Karowassidik Bareskrim Polri (2011).

Setelah memimpin Polda NTT, Ricky juga sempat ditunjuk menjadi Karobinkum Divkum Polri. Beberapa waktu berselang, dia kemudian beralih tugas sebagai Sahlijemen Kapolri.

5. Pensiun dengan Pangkat Irjen Polisi
Ricky Sitohang pensiun dari Polri dengan pangkat terakhir Irjen Polisi. Pangkat tersebut masuk golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri tingkat kedua yang letaknya setingkat di atas Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).

Meski sudah pensiun dari Polri, Ricky beberapa kali menjadi perhatian karena ikut mengomentari beberapa kasus viral di Indonesia. Contohnya adalah polemik uang donasi Agus Salim yang sempat ramai diperbincangkan.

Itulah beberapa fakta Ricky Sitohang, purnawirawan jenderal polisi bintang 2 yang mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Teh Novi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Sahroni Resmi Serahkan...
Sahroni Resmi Serahkan Gaji dan Tunjangannya untuk Kebutuhan Masyarakat
Ricky Sitohang Buka...
Ricky Sitohang Buka Suara Tanggapi Gugatan Purnawirawan TNI terkait Ijazah Jokowi
Soroti Kasus Ijazah...
Soroti Kasus Ijazah Jokowi, Ricky Sitohang: Penyidik Polri Enggak Usah Takut-Takut
Raih Penghargaan BRICS...
Raih Penghargaan BRICS Literature Award 2025, Denny JA Donasikan Seluruh Dana demi Sastra
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Wujudkan Kepedulian...
Wujudkan Kepedulian Sosial, MNC Bank Salurkan Donasi untuk Panti Asuhan di Jakarta Timur
Rekomendasi
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Inilah 5 Fakta Tapera,...
Inilah 5 Fakta Tapera, Program Pemerintah yang Tuai Polemik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved