Wacana Pertemuan Prabowo-Megawati, Ade Armando Nilai PDIP Sedang Pedekate ke Gerindra
Kamis, 16 Januari 2025 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang (ngebet ketemu) sudah PDIP ya. Seusai Pilpres, ada harapan bahwa PDIP juga akan menjadi salah satu pihak yang datang bertemu dengan Pak Prabowo kan. Tapi kan enggak ada ya. Dan saya rasa itu adalah sebuah keputusan yang tepat juga kalau misalnya PDIP memang sedang berada memposisikan diri sebagai ya bukan oposisi lah tapi berada di luar KIM, mitra strategis bahasanya," katanya.
"Statement kayak mitra strategis itu buat saya, walaupun saya juga politisi ya, saya politisi yang menurut saya kata-kata ya sebenarnya penghalusan kata-kata lah ya. Tapi sekarang itu dia (PDIP) merasa harus bergabung dengan atau merasa perlu untuk bergabung (dengan Gerindra)," ujar Ade.
Ia mengaitkan langkah PDIP ini dengan dinamika internal partai, termasuk kasus Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan persiapan menghadapi Kongres PDIP pada April 2025 mendatang. Menurut Ade, Megawati Soekarnoputri harus berhati-hati terhadap berbagai rumor terkait upaya menggoyang posisinya sebagai ketua umum.
Baca juga: Pertemuan Megawati-Prabowo Terkendala Faktor Jokowi
"Salah satu kebutuhan, salah satu kebutuhan adalah kasus Mas Hasto, itu satu. Kedua menjelang Kongres, April kira-kira dan Bu Mega menurut saya cukup harus berhati-hati dengan segala macam rumor tentang ada upaya Untuk menggeser dia kan. Jadi salah satu yang bisa memproteksi dia saat ini adalah menurut saya, dugaan saya, ini mungkin saya salah, saya minta maaf kalau saya salah, itu adalah kalau dia terlihat dekat dengan Pak Prabowo itu misalnya ya. Ini kan kita sedang menakar PDIP," katanya.
"Statement kayak mitra strategis itu buat saya, walaupun saya juga politisi ya, saya politisi yang menurut saya kata-kata ya sebenarnya penghalusan kata-kata lah ya. Tapi sekarang itu dia (PDIP) merasa harus bergabung dengan atau merasa perlu untuk bergabung (dengan Gerindra)," ujar Ade.
Ia mengaitkan langkah PDIP ini dengan dinamika internal partai, termasuk kasus Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan persiapan menghadapi Kongres PDIP pada April 2025 mendatang. Menurut Ade, Megawati Soekarnoputri harus berhati-hati terhadap berbagai rumor terkait upaya menggoyang posisinya sebagai ketua umum.
Baca juga: Pertemuan Megawati-Prabowo Terkendala Faktor Jokowi
"Salah satu kebutuhan, salah satu kebutuhan adalah kasus Mas Hasto, itu satu. Kedua menjelang Kongres, April kira-kira dan Bu Mega menurut saya cukup harus berhati-hati dengan segala macam rumor tentang ada upaya Untuk menggeser dia kan. Jadi salah satu yang bisa memproteksi dia saat ini adalah menurut saya, dugaan saya, ini mungkin saya salah, saya minta maaf kalau saya salah, itu adalah kalau dia terlihat dekat dengan Pak Prabowo itu misalnya ya. Ini kan kita sedang menakar PDIP," katanya.
Lihat Juga :