Dana Makan Bergizi Gratis di Kendari Gunakan Uang Pribadi Prabowo

Rabu, 08 Januari 2025 - 13:35 WIB
loading...
Dana Makan Bergizi Gratis...
Siswa SD Negeri 36 Kendari, Sulawesi Tenggara menikmati makan bergizi gratis, Selasa (7/1/2025). FOTO/MUKHTARUDDIN
A A A
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis telah dilaksanakan sejak Senin, 6 Januari 2025. Khusus di Kendari , pelaksanaan Makan Bergizi Gratis sementara masih menggunakan uang pribadi Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Nasbi kepada wartawan, Senin (6/1/2025). Hasan Nasbi menjelaskan program Makan Bergizi Gratis di Kendari menggunakan sisa anggaran dari uji coba sebelumnya.

"Yang di Kendari memang itu dia masih punya sisa anggaran uji coba dari yang diberikan oleh Pak Prabowo sebelumnya. Jadi mereka masih menggunakan dana yang itu," kata Hasan kepada wartawan, Senin (6/1/2025).



Hasan menegaskan, nantinya setelah dana tersebut habis, maka akan Program Makan Bergizi di Kendari menggunakan dana dari APBN.

"Ya setelah itu nanti mereka akan menggunakan yang dari APBN yang dari BGN," ujarnya.

Baru 12 Sekolah

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis mulai digelar di Kota Kendari secara terbatas. Baru 12 sekolah dari total 106 sekolah di wilayah tersebut yang mendapatkan program prioritas Presiden Prabowo tersebut.

Salah satu sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan perdana adalah SD Negeri 36 Kendari. Sebanyak 422 siswa di sekolah ini menikmati menu makan bergizi gratis, seperti ayam goreng, sayur pakis, dan semangka. Penyediaan makanan ini dikoordinasikan oleh Kodim 1417 Kendari di bawah Badan Gizi Nasional.

Meski menu makanan disambut antusias oleh para siswa, program ini baru menyasar sekitar 3.000 siswa di Kota Kendari. Kepala SMA Oikumene Kendari, La Balai, menyatakan dukungannya terhadap program ini dan berharap agar cakupannya dapat diperluas ke sekolah-sekolah lainnya.

Pelaksanaan program makan bergizi gratis ini masih dalam tahap uji coba selama lima hari dengan mengandalkan dapur sehat yang dibuat oleh Kodim 1417 Kendari. Namun, pihak Kodim dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Kendari enggan memberikan komentar terkait pelaksanaan terbatas ini.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Kendari menyebutkan bahwa mereka masih membahas teknis pelaksanaan program ini, termasuk alokasi anggaran yang diperlukan untuk memperluas cakupan ke seluruh sekolah di kota tersebut.

Untuk diketahui, program Makan Bergizi Gratis sudah mulai berjalan di 27 provinsi, termasuk Aceh; Kepulauan Riau; semua provinsi di Pulau Jawa; Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat, dan Papua Selatan.

Dapur untuk Makan Bergizi Gratis dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). SPPG merupakan merupakan unit pelaksana program Makan Bergizi Gratis yang bertugas memasok makanan untuk penerima manfaat program.

Baca juga: Daftar Lengkap Dapur Makan Bergizi Gratis di 27 Provinsi, Cek Apakah Ada di Daerahmu

SPPG bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan seorang akuntan untuk memastikan pengawasan ketat terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Selain itu, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengolahan limbah di setiap Dapur MBG.

Adapun untuk mendukung keberlanjutan, nampan penyajian dirancang menggunakan bahan stainless steel yang higienis dan dapat digunakan ulang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Rekomendasi
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved