Sambut 2025, Menag Tekankan Pentingnya Menjaga Harmoni di Tengah Keberagaman
Sabtu, 28 Desember 2024 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Balitbang dan Diklat Kemenag Amien Suyitno menambahkan tema acara tersebut dilatarbelakangi oleh pesan Menteri Agama yang menekankan pentingnya melakukan muhasabah dan introspeksi terhadap kekurangan-kekurangan yang ada.
Menurutnya, tema Refleksi dan Proyeksi dipilih untuk menggugah introspeksi dan mempersiapkan program-program prioritas. Ia juga menjelaskan bahwa refleksi ini tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi kinerja masa lalu, tetapi juga untuk merancang proyeksi dan langkah strategis di tahun 2025.
"Semoga 2025 menjadi momentum bagi Kemenag untuk semakin meningkatkan kinerjanya. Kami yakin, berbagai program Kemenag akan semakin terstruktur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.
Salah satu bagian penting dari acara ini adalah pengukuhan relawan moderasi beragama yang akan memperkuat kerukunan umat beragama, serta pemberian penghargaan melalui Moderasi Beragama Award kepada berbagai instansi dan lembaga yang telah berperan aktif dan dinilai unggul dalam mendukung moderasi beragama.
Instansi yang mendapatkan penghargaan pada malam tersebut antara lain:
1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang memberikan dukungan penuh untuk penguatan moderasi beragama di seluruh kementerian dan lembaga. Kemenko PMK juga sudah memberikan dukungan untuk menyusun peta jalan pusat kerukunan umat beragama.
2. Universitas Hindu Negeri, memiliki inovasi yang memperkuat moderasi beragama dipelopori oleh I Gusti Bagus Sugriwa.
3. Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, dengan dukungannya terhadap deklarasi Abu Dhabi pada 2019, yang membentuk kedamaian dunia berdasarkan moderasi beragama.
Menurutnya, tema Refleksi dan Proyeksi dipilih untuk menggugah introspeksi dan mempersiapkan program-program prioritas. Ia juga menjelaskan bahwa refleksi ini tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi kinerja masa lalu, tetapi juga untuk merancang proyeksi dan langkah strategis di tahun 2025.
"Semoga 2025 menjadi momentum bagi Kemenag untuk semakin meningkatkan kinerjanya. Kami yakin, berbagai program Kemenag akan semakin terstruktur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.
Salah satu bagian penting dari acara ini adalah pengukuhan relawan moderasi beragama yang akan memperkuat kerukunan umat beragama, serta pemberian penghargaan melalui Moderasi Beragama Award kepada berbagai instansi dan lembaga yang telah berperan aktif dan dinilai unggul dalam mendukung moderasi beragama.
Instansi yang mendapatkan penghargaan pada malam tersebut antara lain:
1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang memberikan dukungan penuh untuk penguatan moderasi beragama di seluruh kementerian dan lembaga. Kemenko PMK juga sudah memberikan dukungan untuk menyusun peta jalan pusat kerukunan umat beragama.
2. Universitas Hindu Negeri, memiliki inovasi yang memperkuat moderasi beragama dipelopori oleh I Gusti Bagus Sugriwa.
3. Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, dengan dukungannya terhadap deklarasi Abu Dhabi pada 2019, yang membentuk kedamaian dunia berdasarkan moderasi beragama.
Lihat Juga :