Hasto usai Jadi Tersangka KPK: Hadapi dengan Kepala Tegak dan Mulut Tersenyum
Kamis, 26 Desember 2024 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Hasto menceritakan sebagai murid Soekarno (Bung Karno) dia mengikuti apa yang tertulis dalam buku Cindy Adams. Prinsip yang dipegang Bung Karno ketika mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) adalah non-cooperation.
"Demi cita-cita Indonesia merdeka, demi rakyat berdaulat bisa berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapatnya, maka penjara pun adalah suatu jalan dan bagian dari pengorbanan terhadap cita-cita," ucapnya.
Hasto juga mengungkit ketika para kader PNI yang saat itu akan menghadapi hukuman gantung di Ciamis, hanya gara-gara memekikkan salam merdeka pada masa penjajahan Belanda. Namun para kader ini menjalani hukumannya dengan mulut tersenyum dan kepala tegak.
Baca juga: Hasto Kristiyanto Sindir Sosok Berambisi Perpanjang Jabatan 3 Periode usai Jadi Tersangka KPK
"Mari, demi perjuangan terhadap cita-cita, demi nilai-nilai yang kita perjuangkan, risiko apa pun, siap kita hadapi dengan kepala tegak dan mulut tersenyum," ucapnya.
"Demi cita-cita Indonesia merdeka, demi rakyat berdaulat bisa berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapatnya, maka penjara pun adalah suatu jalan dan bagian dari pengorbanan terhadap cita-cita," ucapnya.
Hasto juga mengungkit ketika para kader PNI yang saat itu akan menghadapi hukuman gantung di Ciamis, hanya gara-gara memekikkan salam merdeka pada masa penjajahan Belanda. Namun para kader ini menjalani hukumannya dengan mulut tersenyum dan kepala tegak.
Baca juga: Hasto Kristiyanto Sindir Sosok Berambisi Perpanjang Jabatan 3 Periode usai Jadi Tersangka KPK
"Mari, demi perjuangan terhadap cita-cita, demi nilai-nilai yang kita perjuangkan, risiko apa pun, siap kita hadapi dengan kepala tegak dan mulut tersenyum," ucapnya.
Lihat Juga :