Pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan di IKN Capai 90 Persen
Minggu, 22 Desember 2024 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Baca Otorita IKN Siapkan Fasilitas Entertainment Buat ASN, Apa Saja?
Sejumlah fasilitas hiburan atau entertainment juga disiapkan Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) dalam pembangunan infrastruktur IKN di Penajam Passer Utara.
Deputi Bidang Pendanaan dan Peluang Investasi IKN, Agung Wicaksono menjelaskan, entertainment yang di antaranya berupa mal dan olah raga.
"Jangan sampai ASN ini mati gaya (di IKN). Dari segi investasi, nanti akan ada groundbreaking mal, namanya mal Nusantara yang lokasinya berdekatan dengan hotel Nusantara," ujar Agung.
Selain itu juga berupa sports atau sarana olah raga, di mana salah satu investor akan akan membangun super blok serta sports center.
"Ini akan menjadi salah satu entertainment yang paling sehat (di IKN)," ungkapnya.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur IKN terus digencarkan. Pada awal 2025 bakal dilaksanakan groundbreaking (GB) ke-9 dengan nilai investasi senilai Rp5 triliun.
"Bahkan kalau hitung-hitungan saya lebih dari Rp5 triliun, mungkin bisa sekitar Rp6,5 triliun," kata Agung Wicaksono.
Sejumlah fasilitas hiburan atau entertainment juga disiapkan Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) dalam pembangunan infrastruktur IKN di Penajam Passer Utara.
Deputi Bidang Pendanaan dan Peluang Investasi IKN, Agung Wicaksono menjelaskan, entertainment yang di antaranya berupa mal dan olah raga.
"Jangan sampai ASN ini mati gaya (di IKN). Dari segi investasi, nanti akan ada groundbreaking mal, namanya mal Nusantara yang lokasinya berdekatan dengan hotel Nusantara," ujar Agung.
Selain itu juga berupa sports atau sarana olah raga, di mana salah satu investor akan akan membangun super blok serta sports center.
"Ini akan menjadi salah satu entertainment yang paling sehat (di IKN)," ungkapnya.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur IKN terus digencarkan. Pada awal 2025 bakal dilaksanakan groundbreaking (GB) ke-9 dengan nilai investasi senilai Rp5 triliun.
"Bahkan kalau hitung-hitungan saya lebih dari Rp5 triliun, mungkin bisa sekitar Rp6,5 triliun," kata Agung Wicaksono.
Lihat Juga :